100 Persen Fiber Optic, Kalimantan Jadi Pulau Modern Broadband Pertama

oleh

 

Pontianak, BorneoneTV, Gubernur kalimantan Barat H. Sutarmidji bersama Direktur Network & IT Solution PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Zulhelfi Abidin dan Direktur Consumer Service  PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Siti Choiriana meresmikan Kalimatan sebagai Modern Broadband Island di Pontianak, Kamis (9/5).

“Seluruh wilayah di Pulau Kalimantan saat ini telah dilayani dengan kabel fiber optic, meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimatan Utara. meliputi 56 Kabupaten dan Kodya sudah terjangkau Optik,” ujar Zulhelfi Abidin.

Dengan infrastrktur fiber optic tersebut, masyarakat dapat menikmati akses internet dengan bandwidth hingga 100 Mbps.
Proses pembangunan Fiberisasi pelanggan yang menggantikan kabel copper ke Fiber menggunakan teknologi FTTH ( Fiber To The Home ) .Telkom di Kalimantan  telah menggelar lebih dari 23.114  Km kabel akses berupa kabel Feeder dan Distrubusi ke arah pelanggan Indihome dan menyediakan sebanyak 680 ribu port untuk pelanggan .

Untuk mendukung uplink yang menghubungkan  antar daerah di Kalimantan serta ke Luar pulau Kalimantan, di bangun kabel backbone yang menghubungkan seluruh kota yang ada di Kalimantan.

“Telkom telah membangun sepanjang 8.977 Km kabel darat dan 6.314 Km kabel laut.
Khusus di Tahun 2018 sampai 2019  ini di Kalimantan, Telkom telah menyelesaikan Pembangunan FO IKK (Ibu Kota/ Kabupaten) di lokasi-lokasi terluar seperti di Kabupaten Malinau, Kabupaten Tanah Tidung, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Tanah Bumbu (Kotabaru) , Kabupaten Kapuas Hulu (Putusibau) dan Kabupaten Mahakam Hulu,” jelasnya.

Disisi Kabel laut , juga telah di selesaikan pembangunan  Sistem Komunikasi Kabel Laut Indonesia Global Gateway (SKKL IGG) sepanjang 5.400 km yang menghubungkan sistem kabel laut South East Asia – United States (SEA-US) dan sistem kabel laut South East Asia-Middle East-Western Europe5 (SEA-ME-WE5) dan SKKL MATANUSA ( Makajang Tawau Nunukan Sangata  ) yang merupakan jalan untuk menjadikan Telkom sebagai Global Digital Hub yang menyediakan direct broadband connectivity antara kawasan Eropa, Asia dan Amerika sekaligus menjangkau hampir seluruh IKK di tanah air (458 IKK).

Telkom terus mendukung pembangunan dan digitalisasi bangsa melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas yang merata di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal serta mengakselerasi ekonomi digital Indonesia melalui penyediaan konektivitas dan infratruktur yang terintegrasi guna menunjang aktivitas sehari-hari dan membuka berbagai peluang ekonomi bangsa.

Hal ini dibuktikan dari kesuksesan Telkom dalam meluncurkan Satelit Merah Putih pada tanggal 7 Agustus 2018 di Cape Carnaval Air Force Florida, Amerika Serikat. Selain itu, disisi seluler, Telkom melalui anak perusahaan nya Telkomsel terus memperkuat infrastruktur broadband berbasis teknologi 4G LTE dimana saat ini cakupan jaringan terluas dengan lebih dari 189 ribu BTS dengan 162 ribu pelanggan di akhir 2018. Telkom pun memiliki jaringan backbone berbasis serat optik sepanjang 161 ribu km, baik domestik dan internasional.

Peresmian Kalimantan Modern Broadband Island merupakan bagian dari road map plan modernisasi akses internet PT. Telkom di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu usaha untuk menambah jangkauan internet Fiber Optik Telkom.

Menurut Zulhelfi, Telkom berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan internet yang terus meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas bandwidth yang dibutuhkan, serta memenuhi kebutuhan pemerintahan untuk menambah cakupan jangkauan internet di Kalimatan pada khususnya.

Proses Modern Broadband dilakukan secara bertahap di Kalimantan, Dimulai dari Provinsi Kaltara yang merupakan Provinsi Full Fiber pertama tanggal 30 Agustus 2018 , di susul dengan provinsi yang lain seperti Kalbar ( 30 November 2018 ) , Kaltim ( 23 Maret 2019 ) , Kalsel ( 23 Maret 2019 ) dan di tutup oleh Provinsi Kalbar ( 1 April 2019 ).

Sementara ini, Telkom dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah membangun kerja sama dalam penyediaan layanan Astinet, Mangosky, VSAT, VPN IP dan Wifi Station. Untuk sektor pendidikan, telah terjalin juga kerjasama dalam penyediaan layanan bagi UNBK dan PPDB Online 2019.

Sebagai wujud tanggungjawab sosial pada pendidikan, pada kesempatan yang sama PT. Telkom juga menyerahkan bantuan berupa Broadband Learning Center kepada SMPS Khatulistiwa Siantan Yayasan Al-Hidayah Jalan Raya Jungkat Kecamatan Siantan, yakni 10 buah Personal Computer lengkap dengan instalasi.

Dengan bantuan tersebut diharapkan siswa di sekolah tersebut dapat melaksanakan UNBK lebih lancar dan dapat meningkatkan kompetensi siswa di bidang Telkonogi Informasi Komputer (TIK). (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *