Muda:Hindari Birokrasi Eksklusif

oleh -27 views

Kubu Raya,BorneoneTV.Penyusunan program dan kegiatan terkait pembangunan daerah harus disandarkan pada kebutuhan masyarakat luas. Karena itu, korelasi yang terjadi di antara sesama birokrasi dan antara birokrasi dengan masyarakat harus berjalan dengan benar. Hal itu ditegaskan Bupati Kubu Raya Mahendrawan saat memimpin upacara gabungan aparatur Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dihari pertama kerja pasca liburan lebaran yang dirangkaikan halal bihalal Idulfitri 1440 Hijriah di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (10/6). Turut hadir mengikuti upacara Wakil Bupati Sujiwo, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, dan seluruh pejabat eselon II-IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
“Selalu saya nyatakan birokrasi pemerintah daerah jangan eksklusif. Tunjukkan bahwa kita menyatu dengan masyarakat. Masyarakat akan bergerak apabila kita lebih banyak membuktikan bahwa kita menyatu dengan pikiran-pikiran masyarakat,” tegas Muda dalam amanatnya.
Muda menyebut momen bulan suci Ramadan dan Idulfitri seharusnya menjadi wadah penempa diri khususnya bagi aparatur pemerintah daerah Kabupaten Kubu Raya. Lulus tidaknya dari ujian Ramadan, menurut dia, dibuktikan dengan ada tidaknya peningkatan kualitas diri setiap PNS.
“ selama Ramadan, tentulah harusnya menjadi jauh lebih baik. Banyak persoalan rakyat yang menjadi jawab jawab kita. Rakyat Kubu Raya yang berjumlah 604 ribu jiwa dan 162 ribu rumah tangga membutuhkan kinerja dan kerja-kerja keras birokrasi sampai ke level terbawah,” tuturnya.
Muda menegaskan indikator kesuksesan adalah ketika sudah tidak ada anak putus sekolah di Kubu Raya. Juga semakin sedikitnya pengangguran, masyarakat yang hidup terbelakang dan termarjinalkan, dan generasi muda yang terjerumus hal-hal negatif.
“Intinya sebuah kesuksesan pemerintah itu diukur dari apa yang bisa dicapai dalam kondisi masyarakat secara luas. Yaitu dilihat dari rasa keadilan yang diberikan pemerintah daerah dan juga indikator-indikator capaian yang dilihat secara detail dengan mengacu pada kondisi-kondisi kehidupan masyarakat khususnya di daerah,”terangnya. (Tim/Ismail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *