Pemerintah Daerah Sangat Minim Perhatian Kepada Atlit MMA

oleh

Pontianak ,BorneoneTV .Kendati baru berusia  4 tahun sasana Golden Gining Warior Pontianak   telah mampu  mencetak atlit berprestasi di  One Pride , dimana fighter MMA Rio Tirtono  kelas straw atau kelas 52,2 kg baru pertama naik ring di One Pride  berhasil mengalahkan  fihter  Rizky Albred  dari sasana Athira Tarakan Kaltara   dengan ko pada ronde pertama menit kedua  .Kemenangan ini memotivasi  pelatihannya untuk mengirim  rio berlatih disasana warior  dijakarta selama enam bulan untuk menghadapi pertandingan one pride berikutnya .

Menurut  Junaidi  pemilik sasana  Bas camp MMA Golden Ginign Warior  di  jalan Purnama Pontianak selatan ,”walapun baru   bergabung dua tahun disasana   golden gining warior ,namun fighter  Rio Tirto ini telah membuktikan bahawa  kota  Pontianak  memiliki potensi untuk mencetak atlit MMA

 Hal yang sama diungkapkan  Robby Nuryadi  salah satu pelatih  MMA   di Golden Gining Warior yang turut  melatih Rio ,    “Pontianak memilik  potensi altlit MMA  untuk itu mohonlah kiranya kegaitan one pride tidak saja dipusatkan di Jakata  tetapi di Pontianak juga karena kalbar memiliki potensi atlit MMA .

Sementara   para pengurus  Bas Camp Sasana  Golden giningn Warior  Pontianak ,mengharapkan adanya peran serta dari pemerintah untuk membantu  memperhatikan kelansungan atlit MMA   di Pontianak memiliki potensi ,namun keterbatasan sarana dan prasaran untuk latihan yang menunjang prestasi  atlit mma itu sendiri .  (wuri /egi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *