Sungai Sejegi Mempawah Telan Korban Lagi

oleh

Mempawah ,BorneoneTV .H- Syarif M Alif Abdullah (2) warga Jalan Tanjung Raya II, Gang Tri Sakti, Pontianak Timur ditemukan tak bernyawa di Sungai Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Sabtu (15/6) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diduga tenggelam usai bermain di rumah kerabatnya di Rt 02/Rw 02, Jalan Raden Adinata, Desa Sejegi.

Menurut kerabat korban, kejadian itu bermula ketika korban bersama orang tuanya berkunjung ke kerumah kerabatnya di Desa Sejegi. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bermain sendirian di lingkungan rumah kerabatnya. Saat itu, korban membawa boneka anjing berwarna coklat.

Rupanya aktivitas korban ini tidak terawasi oleh orang tua dan kerabatnya yang berkumpul bersama dalam suasana lebaran. Korban yang bermain sendirian ini keluar dari dalam rumah dan menuju ke pinggiran parit yang berada di depan rumah kerabatnya itu.

“Diduga, boneka mainan milik korban ini terjatuh di parit. Dan korban hendak mengambil bonekanya tersebut,” tutur kerabat korban, Ida sembari menunjukan boneka milik korban yang ditemukan mengapung di pinggiran parit.

Naas, saat hendak mengambil boneka tersebut korban terpeleset dan jatuh ke dalam parit. Keberadaan korban yang tidak diketahui orang tua dan kerabat nya itu membuat tidak adanya pertolongan. Korban pun tenggelam dan hanyut mengikuti aliran Sungai Sejegi.

Setelah beberapa waktu berlalu, keluarga mulai menyadari keberadaan korban yang tidak terlihat di dalam rumah. Mereka pun mencari-cari korban di sekitar tempat tinggalnya.

Setelah beberapa lama mencari, mereka melihat boneka milik korban terapung di dalam parit. Mereka pun menduga korban terjatuh ke dalam parit dan tenggelam. Seketika, pihak keluarga memberitahukan kejadian itu kepada tetangga dan warga sekitar untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

Butuh waktu hampir satu jam lamanya, sebelum akhirnya warga berhasil mendapatkan tubuh korban di Sungai Sejegi. Ketika ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Tadinya kami fikir dia (korban) tidur bersama abahnya. Ternyata bermain sendirian hingga ke parit,” lirih kerabat lainnya, Tri Septiana Mega sembari menangis.

Warga memutuskan untuk membawa tubuh korban ke RSUD Dr Rubini Mempawah. Meski korban sudah terlihat tak memiliki tanda-tanda kehidupan.

“Korban tiba dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sudah meninggal dunia. Kita perkirakan korban sudah tenggelam dalam waktu yang cukup lama. Namun, kami tetap melakukan tindakan penanganan medis sesuai prosedur dan mekanisme,” terang dr Agnes.(tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *