Diusulkan Masuk Zona Integritas Kajari Sanggau Yakin Raih WBK dan WBBM

oleh

Sanggau,BorneoneTV.Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sanggau Tengku Firdaus didampingin Kasi Intel Iman Khilman diruang kerjanya mengatakan, yakin dengan kerja keras seluruh jajarannya dan didukung peningkatan inovasi program, Kejaksaan Negeri Sanggau yang telah memiliki Sentra Pelayanan Publik ini akan mendapat nilai baik serta memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kita tetap optimis. Intinya kita tidak menjadikan ini beban, tapi ini bentuk pelayanan keseharian yang kita berikan kepada masyarakat,” katanya.

Dari 14 Kejaksaan Negeri di Kalimantan Barat, Kejaksaan Negeri Sanggau diusulkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung masuk zona integritas bebas korupsi menuju wilayah bersih melayani. Selain Kejaksaan Negeri Sanggau, ada tiga Kejaksaan lainnya di Kalbar yang juga ikut diusulkan yakni Kejaksaan Negeri Kota Pontianak (tipe A), Kejaksaan Negeri Sintang dan Kejaksaan Negeri Ketapang.
“Begitu saya masuk di sini (Kejari Sanggau), memang sudah dicanangkan dan sudah berjalan si di jaman pak Sihite Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau yang lama,” jelas Kajari

Tengku menyampaikan, ada perbedaan khusus yang saat ini dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sanggau untuk mewujudkan Kejaksaan Negeri Sanggau berintegritas yang berbeda dari Kejaksaan lainnya di Kalbar.
“Salah satu program unggulan kita itu diantaranya kita siapkan mobil layanan antar jemput barang bukti gratis, kemudian antar jemput saksi gratis. Kendaraannya sudah kita siapkan bahkan sudah kita pasang stiker, kemudian pelayanan hukum secara online. Jadi, mempermudah pelayanan publiklah bentuknya,” ujar Tengku.

Tengku menamnahkan, perkara – perkara yang sudah diputuskan ingkrah termasuk barang bukti yang sudah putus ingkrah kita kembalikan.
“Jadi, tidak perlu lagi pencari keadilan, baik korban, tersangka repot. Barang bukti berdasarkan keputusan pengadilan, kita kembalikan dan petugas kita yang akan mengantarkannya langsung ke rumah mereka,” pungkasnya.

Tengku menyebut, untuk merealisasikan zona integritas bebas korupsi menuju wilayah bersih melayani,, ada enam kriteria atau pengungkit yang harus dipenuhi.
“Saya juga belum hafal, yang jelas kita harus punya program terbaik dan betul-betul melayani untuk masyarakat pencari keadilan. Jadi bentuk pelayanan kami sebagai aparat penegak hukum adalah mempermudah masyarakat, contohnya pada bidang Intel. Bidang intel inikan lebih kepada pelayanan TP4D, dan pelayanan itu kita lakukan secara profesional,” tegasnya.

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki baik itu SDM maupun sarana prasarana, Tengku mengaku optimis bisa mewujudkan zona integritas bebas korupsi menuju wilayah bersih melayani.
“Kita tetap optimis. Intinya kita tidak menjadikan ini beban, tapi ini bentuk pelayanan keseharian yang kita berikan kepada masyarakat,” tuturnya. (Hery JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *