Warga RRC Terbanyak Pemohonan Izin Tinggal Di Pontianak

oleh -22 views

Pontianak,BorneoneTV . Sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi  tertanggal 07 Mei 2018 tentang Strategi Komunikasi Direktorat Jenderal Imigrasi, menyampaikan kepada publik capaian kinerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak sampai dengan bulan Mei 2019

Menurut Plt. Kepala Kantor,Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak,Agustianur  kepada BorneoneTV diruang kerjanya pada Rabu (19/6 )2019 ” Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak mencakupi : Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak.”

Terkait jumlah warga negara asing, dari 5 (lima) terbanyak pemohon izin tinggal warga negara RRC masih mendominasi pada wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak meski sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018 sebanyak 89 orang dengan ragam maksud dan tujuan antara lain : pembicaraan bisinis, sebagai TKA, penyatuan keluarga, sosial, Penanaman Modal dan Inspeksi Cabang Perusahaan,.

Lebih lanjut diungkapkan Agustianur “dari  5 negara terbanyak pemohon izin tinggal yaitu : RRC (89), Korea Selatan (41), Taiwan (31), Malaysia (30) dan Filipina (24).

Sedangkan Untuk data statistik perlintasan melalui TPI Bandara Supadio dan TPi Pelabuhan Dwikora Pontianak didominasi  warga Malaysia dan RRc ,selebihnya dari Taiwan,korea Selatan dan India .

 

5 (lima) Negara Terbanyak Jumlah Penolakan Kedatangan Orang Asing
Kedatangan Keberangkatan
Warga

Negara

Jumlah Warga Negara Jumlah
Malaysia

RRC

Taiwan

Korea Selatan

India

5460

293

148

65

59

Malaysia

RRC

Taiwan

Korea Selatan

India

4260

244

68

24

22

1

 

Untuk data jumlah penundaan penerbitan paspor dugaan PMI-NP periode sampai bulan Mei 2019 sebanyak 89 orang; sedangkan penolakan keberangkatan dugaan PMI-NP di TPI sebanyak 17 orang.

Dalam rangka Pengaawasan orang asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak selalu koordinasi antar instansi dan mejalin kerjasama dalam peningkatan sinergitas sebagai instansi penegak hukum baik dari kejaksaan maupun kepolisian dan lainnya.,ujar Agustianur .(humas )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *