Operasi Patuh Kapuas 2019, Satlantas Polres Mempawah Tilang 1.240 Pelanggar dan 189 Teguran

oleh

Mempawah, BorneoneTV – Usainya Operasi Patuh Kapuas 2019 yang berlangsung selama dua minggu, Satuan Lalulintas Polres Mempawah telah berhasil melakukan tilang kepada 1.240 pelanggar dan memberikan teguran kepada 189 pelanggar, dengan menerjunkan sekitar puluhan anggota Polres Mempawah untuk menyukseskan operasi tersebut.

“Operasi ini lebih mengedepankan tindakan preemptive dan preventif. Penegakan hukum dilakukan terhadap jenis-jenis pelanggaran yang berakibat fatal, dan pelanggaran secara kasat mata. Seperti pengendara yang tidak menggunakan helm standar, berboncengan lebih dari satu orang, tanpa kaca spion dan sebagainya, serta pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt dan pengendara motor yang tidak menggunakan helem,” kata Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan, saat ditemui diruang kerjanya.

Selain itu, Rio Sigal mengatakan, adapun tujuan dilaksanakannya Operasi Patuh tersebut, tidak lain meningkatkan kesadaran, dan ketertiban masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Serta menindak langsung para pelanggar lalu lintas di jalan raya. Dengan harapan dapat membentuk kepatuhan berlalu lintas.

“Tindakan yang dilakukan tersebut menyadarkan masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Dibanding di tahun 2018 ada peningkatan, dimana sebanyak 913 pelanggaran yang dikenakan tilang, dan 73 pelanggaran diberikan teguran,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, Rio Sigal mengatakan, Operasi Patuh ini, juga merupakan salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, dalam rangka menekan angka kecelakaan yang semakin meningkat.

“Sasaran operasi ini adalah lokasi-lokasi prioritas yang memiliki potensi pelanggaran yang cukup tinggi. Seperti di sekitar pasar, terminal, ruas jalan yang rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta tempat rawan kecelakaan lainnya, seperti Kecamatan Jungkat, yakni sekitar Jalan Raya Wajok Hulu dan Wajok Hilir. Saya juga berharap, masyarakat mematuhi aturan, dan ketentuan tata tertib berlalu lintas. Sebab, hasil analisis dan evaluasi gangguan keamanan, dan keselamatan lalu lintas saat ini, menunjukkan angka kecelakaan yang cukup besar,” pungkasnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *