Geger Warga Temukan Mayat Wanita di Mengapung Dirawa Hingga Membusuk 

oleh

Ketapang.BorneOneTV- Warga Dusun Jati Desa Kendawangan Kecamatan kendawangan, Kabupaten Ketapang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita UH (53) yang mengapung di rawa Natai pada (17/9) pukul 17.00 WIB.

Saat ditemukan mayat wanita tersebut menggunakan kerudung warna hijau Baju dalam kaos, jaket levis warna hitam, Celana jeans warna hitam, Jam tangan di tangan kiri, 4 buah gelang  di tangan kiri, Cincin 2 buah di jari kanan dan kiri, kaos kaki warna hitam. Sekitar 30 m dari mayat di temukan 1 buah helm merk GM hitam, Sandal / sepatu merk CADI warna coklat sejajar dengan mayat saat ditemukan.

Mayat ditemukan pertama kali oleh seorang anak kecil yang hendak buang air besar, dan tidak diketahui identitasnya. Dan berdasarkan informasi dari masyarakat,”Saat ditemukan mayat tersebut  sebagian badannya mengapung diatas air dengan posisi telentang dan kaki sebelah kiri terperosok ke dalam lumpur dengan kondisi keseluruhan tubuh sudah membengkak serta berbau.

Selanjutnya mayat dibawa ke puskemas Kendawangan dan pada pukul 17.45 Wib Jenazah di lakukan Visum pemeriksaan luar mayat dan dari hasil sementara pemeriksaan luar terhadap mayat oleh tenaga medis Puskesmas Kendawangan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan.

 

Pihak keluarga korban Erwandi datang ke Polsek Kendawangan dan menerangkan bahwa benar mayat perempuan yang di temukan di rawa Natai belian tersebut berdasarkan barang barang yang berada pada tubuh mayat adalah istrinya dengan inisial UH (53) yang telah meninggalkan rumah sejak tanggal 5 september 2019.

Sebelumnya istrinya tersebut pergi bersama kakaknya dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Im3 warna hitam dari rumahnya di Tumbang Titi menuju ke rumah kakaknya yang tertua di desa sungai bakau. Dan selanjutnya UH (53) pergi sendirian ke pesaguan namun tidak pulang ke rumah kakaknya sampai saat ini dan handphonenya tidak bisa dihubungi.

Pukul 02.30 wib jenazah di bawa Keluarga korban yang menurut informasi akan segera dimakamkan di Kec.Tumbang Titi, dan pihak keluarga menyatakan menolak untuk di lakukan nya Otopsi terhadap jenazah, dan untuk pengaduan/laporan pihak keluarga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga lainnya. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *