Bupati Ketapang Nyatakan Ketupat Coleh Sebagai Makan Khas Melayu Ketapang

oleh

Ketapang, BorneOneTV – Bupati Ketapang Martin Rantan SH. resmi menutup kegiatan Festival Seni Budaya Melayu II yang dihadiri jajaran Muspika, Muspida dan Pemkab Ketapang (04/10/2019).
Diharapkan kedepannya lebih banyak lagi kearifan lokal yang dikenalkan. Jangan sampai adat Budaya Melayu di Kabupaten Ketapang tergerus alibat globalisasi.
“Atas nama Pemkab Ketapang saya menugaskan kantor Dinas Pariwisata untuk melestarikan batik yang khas Ketapang untuk, di kompanyekan dan di promosikan sampai ke internasional,” ujarnya
Selanjutnya Bupati juga berharap panganan khas Ketapang seperti Ketupat Colet dapat menjadi makanan ikonik
“Saya menyatakan bahwa Ketupat Colet itu merupakan makan khas ketapang, jadi ketika ada kunjungan baik dari provinsi atau dari pusat kita sajikan Ketupat Colet,” sambungnya.
Dirinya juga berharap DPRD Ketapang membuat peraturan baru tentang adat dan budaya di Kabupaten Ketapang yang cukup majemuk tidak hanya suku Melayu dan Dayak tapi juga suku-suku lainnya.
“Saya berharap DPRD dapat menelurkan peraturan tentang budaya yang beragam di Ketapang dan dan dikahir kata mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga terlaksananya Festival Seni Budaya Melayu II ini,” pungkasnya.
Sementara itu untuk stand terbaik diraih oleh stand Kecamatan Tayap dengan nilai 800 dan juara kedua diraih oleh Kecamatan Muara Pawan dengan nilai 700, sementara Kecamatan Benua Kayong meraih peringkat ketiga. Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhudyayat S.I.K., M.H. di dapuk untuk menyerahkan piala.
[Asmun]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *