Kementerian Pertanian Puji Pertanian Kubu Raya

oleh

Kubu Raya, BorneOneTV  – Berbagai inovasi Bupati Kubu Raya dalam menggerakkan program pertanian mendapat apresiasi Kementerian Pertanian RI. Sejumlah program seperti penggalakan beras lokal, jagung, dan telur ayam kampung dinilai sejalan dengan yang diinginkan Kementerian Pertanian. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PPSDMP) Kementerian Pertanian RI Prof. Dr. Ir. Dedy Nursyamsi, M.Agr seusai bertemu Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (8/10).

“Pak Bupati ini mampu mengolah pertanian mulai dari hulu ke hilir. Contoh seperti program beras lokal yang dikemas dengan berbagai ukuran. Mulai 5, 10, hingga 20 kilogram. Bahkan ada yang sampai 50 kilogram dengan berbagai merek lokal,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Dedy, Bupati Muda juga sukses mengarahkan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mengonsumsi beras lokal Kubu Raya.

“Wah, ini sungguh inovasi yang sungguh luar biasa,” sebutnya.

Selain ASN bisa mengonsumsi beras lokal berkualitas, petani pun, kata Dedy, akan mendapatkan harga dan pangsa pasar yang menarik. Ujungnya terjadi peningkatan penghasilan. Sehingga kesejahteraan petani dengan sendirinya juga terangkat.

“Kalau saya lihat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kubu Raya ini ternyata bukan hanya untuk hal itu. Namun Pak Bupati juga membantu ketersediaan benihnya dan fasilitas-fasilitas pertanian lainnya. Nah, inilah yang diharapkan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, ya ini seperti kepala daerah di Kubu Raya ini yaitu Pak Muda Mahendrawan,” pujinya.

Selain beras lokal, Dedy juga menyebut pertanian jagung yang dinilainya luar biasa. Ia mencontohkan usaha menggalakkan tanam jagung. Di mana dimulai dari upaya edukasi ke masyarakat tentang pentingnya gizi dan nutrisi jagung bagi ibu hamil. Begitu pula nutrisi dari telur ayam kampung yang akan dikembangkan di Kubu Raya.

“Nutrisi itu apa? Ya itu tadi, misalkan beras dengan nutrizinc yang tinggi untuk mengatasi kasus stunting. Tentunya langkah ini sangat cocok bagi ibu-ibu hamil dan di saat yang sama ibu hamil ini juga memerlukan nutrisi dan protein dari telur ayam kampung yang akan dikembangkan di Kubu Raya. Bagi saya yang membidangi penanggung jawab padi, jagung, dan kedelai (Pajale), tentunya gagasan Bupati Kubu Raya ini sungguh sangat luar biasa. Nah, bupati seperti inilah yang kami inginkan selama ini,” ucapnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berterima kasih atas kunjungan rombongan Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Kubu Raya. Menurut dia, kunjungan tersebut dapat menyemangati masyarakat untuk terus bercocok tanam dengan baik.

“Selaku Bupati, saya tidak mau merasa bangga dengan pujian yang diberikan Kementerian Pertanian RI ini. Justru dengan pujian ini saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat petani yang tersebar di 123 desa dan 9 kecamatan,” kata Muda menanggapi pujian Kepala PPSDMP Kementerian Pertanian Dedy Nursyamsi.

Muda mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya fokus mengurus 166 ribu rumah tangga di Kubu Raya. Termasuk program beras lokal Kubu Raya, menurut dia, adalah salah satu langkah membahagiakan masyarakat. Ia menjelaskan, dalam menjalankan program beras lokal Kubu Raya, pemerintah daerah melibatkan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai motor. Selain itu juga peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat pertanian. Kesemuanya demi mewujudkan sistem pertanian yang berorientasi agribisnis yang dilakukan melalui paket-paket teknologi spesifik lokasi atau kearifan lokal.

“Peran KTNA dan penyuluh pertanian merupakan bagian terpenting dalam upaya memperkuat pertanian dalam arti luas dan memandirikan rumah tangga-rumah tangga petani. Sehingga pada akhirnya menjadikan pertanian, perikanan, petenakan, dan perkebunan sebagai basis ekonomi masyarakat di Kubu Raya,” jelasnya.

Pertemuan dua jam di ruang kerja Bupati Muda Mahendrawan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat Heronimus Hero dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya Gandhi Satyagraha. [Tim/Dedi/Ismail]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *