Gubernur Kalbar Ajak Masyarakat Merajut Nilai Kebangsaan di Bumi Khatulistiwa

oleh

Pontianak.BorneOneTV-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalbar untuk merajut nilai kebangsaan di bumi Khatulistiwa. Ajakkan ini, saat Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menjadi narasumber pada kegiatan Silahturahmi dan Dialog Kebangsaan Lintas Generasi Kegiatan yang dipusatkan Aula Syeikh Abdul Rani Mahmud, Kampus IAIN Pontianak, Kamis (10/10).

“Agama sudah mengatur bagaimana umatnya untuk saling mengenal dan silahturahmi dalam perbedaan. Di dalam agama islam yang saya anut perbedaan itu untuk saling mengenal antara satu dengan lainnya, bukan menjadi perbedaan,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji

Dirinya juga mencotohkan dalam sejarah Rasullah di dalam Al Qur’an, bahwa pada saat kota Madinah diserang, Rasullah mengeluarkan konstitusi Madinah. Dimana dalam konstitusi itu mengutarakan masyarakat Madinah saat itu harus mempertahankan kota dari serangan musuh baik dari kalangan suku dan agama apapun untuk bersatu demi berdirinya kota Madinah.

“Inti dari konstitusi Madinah, Kalo negara Madinah dalam kondisi bahaya maka seluruh etnis, seluruh pemeluk agama apapun yang berada di negara Madinah wajib mempertahankan negara Madinah. Rasullah tidak pernah bilang mewajibkan satu etnis dan satu agama saja melainkan seluruh masyarakat Madinah, ini lah konsep awalnya Pancasila,” tegasnya.

Lanjutnya, tak hanya agama islam saja yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, namun agama lainnya juga menyuarakan umatnya untuk saling silahturahmi dan berbangsa serta bernegara dari perbedaan itu.

“Kalo semuanya untuk berbangsa dan bernegara maka tidak akan muncul benih-benih teroris di negara ini,” tegasnya.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber  diantaranya Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji,SH, M.Hum, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI M. Nur Rahmat, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Drs Didi Haryono, SH, MH.

Adapun tema yang diusungbadalah Merawat Indonesia sebagai Rumah Kita.

Selain para pemateri diatas, dihadirkan pula pemateri spesial yaitu Mantan Narapidana Teroris, Muhammad Nasir.

Kegiatan diikut pula ratusan mahasiswa IAIN, yang memadati Aula Syeikh Abdul Rani Mahmud. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *