RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio Gelar Seminar Gizi Penerbangan

oleh

Kubu Raya.BorneOneTV-Rumah Sakit TNI AU (RSAU) dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio menggelar Seminar Gizi Penerbangan, Jum’at (11/10).
RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio Gelar Seminar Gizi Penerbangan

Rumah Sakit TNI AU (RSAU) dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio menggelar Seminar Gizi Penerbangan, Jum’at (11/10).

Acara yang berlangsung di Aula Mako Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio dihadiri Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M, Komandan Wing 7 Kolonel Pnb Radar Suharsono, para Kepala Dinas dan Komandan Satuan dijajaran Lanud Supadio, para penerbang Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 51 serta anggota Satpomau. Turut hadir Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio Ny. Imelda Palito Sitorus beserta pengurus dan para istri penerbang.

Acara seminar ini menghadirkan dua narasumber yaitu dr. Fitri Vidyastuti, Sp.GK yang mengupas tuntas tentang Stop Obesitas dan Veronica Nuryanti Sitorus, S.Tr.Gizi membahas tentang pentingnya pengaturan pola makan. Adapun selaku moderator Lettu Pnb I Putu Satrya Kedaton. Seminar sehari ini mengangkat tema Gizi, Over Weight dan penyakit Matabolik.

Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus menyambut baik seminar tentang gizi penerbangan yang digagas RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio. Seminar ini selain untuk menambah bekal pengetahuan dan pemahaman khususnya para penerbang juga sangat bermanfaat dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

“Awak pesawat merupakan bagian dari unsur kesiapan operasional TNI AU, sehingga perlu terus dijaga kesiapannya dari aspek kesehatan, khususnya menjaga berat badan dalam kondisi normal dan sehat. Kondisi tubuh yang kegemukan bagi seorang penerbang merupakan suatu permasalahan kesehatan yang dapat menimbulkan berbagai penyakit sehingga beresiko pada pelaksanaan tugas sebagai penerbang,” jelas Danlanud.

Danlanud berharap melalui kegiatan seminar gizi penerbangan ini, akan terwujud kualitas pemahaman mengenai gizi penerbangan yang benar dan tepat. Saya juga menilai kegiatan seminar ini sebuah langkah yang penting, karena akan sangat membantu khususnya para penerbang dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi atas berbagai kendala di lapangan, baik yang bersifat teknis maupun strategis yang selama ini sering dihadapi para penerbang dalam menjalankan tugasnya,”pungkasnya.
Acara yang berlangsung di Aula Mako Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio dihadiri Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.IP., M.M, Komandan Wing 7 Kolonel Pnb Radar Suharsono, para Kepala Dinas dan Komandan Satuan dijajaran Lanud Supadio, para penerbang Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 51 serta anggota Satpomau. Turut hadir Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio Ny. Imelda Palito Sitorus beserta pengurus dan para istri penerbang.

Acara seminar ini menghadirkan dua narasumber yaitu dr. Fitri Vidyastuti, Sp.GK yang mengupas tuntas tentang Stop Obesitas dan Veronica Nuryanti Sitorus, S.Tr.Gizi membahas tentang pentingnya pengaturan pola makan. Adapun selaku moderator Lettu Pnb I Putu Satrya Kedaton. Seminar sehari ini mengangkat tema Gizi, Over Weight dan penyakit Matabolik.

Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus menyambut baik seminar tentang gizi penerbangan yang digagas RSAU dr. Mohammad Sutomo Lanud Supadio. Seminar ini selain untuk menambah bekal pengetahuan dan pemahaman khususnya para penerbang juga sangat bermanfaat dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

“Awak pesawat merupakan bagian dari unsur kesiapan operasional TNI AU, sehingga perlu terus dijaga kesiapannya dari aspek kesehatan, khususnya menjaga berat badan dalam kondisi normal dan sehat. Kondisi tubuh yang kegemukan bagi seorang penerbang merupakan suatu permasalahan kesehatan yang dapat menimbulkan berbagai penyakit sehingga beresiko pada pelaksanaan tugas sebagai penerbang,” jelas Danlanud.

Danlanud berharap melalui kegiatan seminar gizi penerbangan ini, akan terwujud kualitas pemahaman mengenai gizi penerbangan yang benar dan tepat. Saya juga menilai kegiatan seminar ini sebuah langkah yang penting, karena akan sangat membantu khususnya para penerbang dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan solusi atas berbagai kendala di lapangan, baik yang bersifat teknis maupun strategis yang selama ini sering dihadapi para penerbang dalam menjalankan tugasnya,”pungkasnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *