Wujudkan Percepatan Pembangunan Desa Mandiri, Koramil 1207-07 Sungai Kakap Bantu Masyarakat Bangun Sarana dan Prasana

oleh

Kubu Raya, BorneOneTV – Guna membantu mempercepat wujudkan pembangunan Desa mandiri di Kecamatan Sungai Kakap, melalui kegiatan karya bakti, Komando Rayon Militer 1207-07 membantu masyarakat dan pemerintah desa Perbaiki sarana dan prasarana di Desa Sungai Kakap dan Desa Jeruju Besar yang belum tersentuh dana desa seperti jembatan, pos kamling dan jalan.

Danramil Kecamatan Sungai Kakap Kapten Arm Tri S saat di temui wartawan di lokasi kegiatan yang sedang berlangsung Selasa(15/10/2019) mengatakan karya bakti yang dilaksanakan ini terletak di Desa Sungai Kakap,dan Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap merupakan upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat juga dalam rangka percepatan mewujudkan program pembangunan Desa Mandiri di Kabupaten Kubu Raya Khusunya di Desa Sungai Kakap dan Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap.
“Kemanunggalan TNI-Rakyat harus tetap terjalin karena antara TNI dan Rakyat saling bahu-membahu
(bekerjasama)guna mewujudkan 8 wajib TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya khususnya perbaikan sarana dan prasarana seperti jembatan dan rehab poskamling di Desa Sungai Kakap yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat sekitarnya,” ucap Tri.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan program pembangunan jembatan dan rehab pos siskamling tersebut merupakan Perintah dari Atasan.
“Diharapkan dengan adanya poskamling masyarakat dapat aktif kembali untuk menjaga keamanannya di lingkungannya masing-masing sehingga manfaat dari semua tersebut dapat segera dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Atas pelaksanaan karya bakti tersebut masyarakat sangat terbantu dalam membuka akses masyarakat Desa Sungai kakap dalam mendukung perekonomian daerah tersebut dan mewujudkan Desa Mandiri.

Sementara sejumlah warga Dusun Garuda Desa sungai Kakap kepada wartawan mengatakan sangat senang dengan adanya program dari TNI masuk desa ini sangat membantu, yang mana dulu di daerahnya sudah puluhan tahun harus rela berkubang dengan lumpur dengan adanya program ini mereka sangat bersyukur dan berharap program ini tetap berlajut terutama di daerah Dusun Garuda. Hal ini dikarenakan masih ada sekitar 300 meter lagi untuk tembus ke akses jalan raya yang kondisinya masih berupa jalan tanah. [Tim/Dedi/Ismail]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *