Gubernur Kalbar : Keterbukaan Informasi Salah Satu Menuju Tata Kelola Pemerintah Yang Baik

oleh

Jakarta, BorneOneTV – Era Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu program pemerintah yang tentu diharapkan tidak saja menjadi sebuah wacana melainkan diterapkan langsung oleh seluruh pemerintah Provinsi yang ada di Indonesia.

Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia melakukan monitoring  dan evaluasi Komisi Informasi Pusat Tahun 2019 diseluruh kawasan Kalbar, dihadiri langsung oleh Gubernur dalam monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan melewati beberapa tahapan presentasi, pemaparan inovasi yang akan dilakukan selama lima tahun kepemimpinan Sutarmidji selaku orang nomor satu di Bumi Khatulistiwa itu.

Kehadiran Bang Midji, sapaan akrab Sutarmidji, diakui Komisioner KIP Pusat, Arif Adi Kuswardono, saat pemaparan visi misi dinilai sangat baik terutama dalam membangun informasi di Kalbar.
“Kemudian kita juga tahu detail tentang kolaborasi komisi informasi dengan Pemprov Kalbar dan kita sudah mendapatkan banyak sekali informasi yang dipaparkan dalam bentuk metode kerja, dan dalam bentuk aplikasi juga,” ungkapnya, Kamis (17/10).

Selain itu, ia menjelaskan terkait akan  dibangunnya pusat data, maka iapun menilai jika hal tersebut sangat bagus.
“Dan menurut saya ini sudah on the track tinggal bagaimana konsisten dalam kerjaan. Kalau niat baik dan gagasan baik jika tidak dikerjakan dengan baik serta konsisten, hasilnya tidak akan optimal. Jadi harapannya untuk Kalimantan Barat sangat baik,” paparnya.

Sutarmidji menjelaskan jika berbicara mengenai keterbukaan informasi ini adalah salah satu hal yang mendasar dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Kenapa? Ia mengakui bahwa semua informasi yang dibutuhkan masyarakat dalam segala aspek, dalam segala taat kelola pemerintahan harus dipublis dan mudah di akses oleh masyarakat.
“Untuk apa capaiannya? Supaya ada kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Mantan Walikota Pontianak dua periode ini kembali menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan KIP ini berkaitan dengan data, dan data-data yang telah dibuat oleh Kalbar mudah untuk diakses dan mudah untuk dianalisis dan dibaca.
“Inovasinya dalam bentuk grafis supaya orang mudah dalam membaca data itu dan informasi tersebut termasuk implementasinya. Kemudian disandingkan dengan inovasi-inovasi untuk kemudahan masyarakat sehingga lahirnya suatu percepatan dalam implementasi pembangunan juga terlihat,” pungkas Midji. [Lay]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *