Valentina Miranti pasien penderita kanker paru paru yang perlu uluran tangan para Dermawan.

oleh

Sintang, BorneOneTV.
Tak pernah terpikirkan oleh ibu muda yang baru menginjak usia 24 tahun harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya saat mendapatkan vonis dari pihak terkait yang menyatakan bahwa beliau menderita kanker paru paru dan dalam kondisi hamil tua kamis 31/10/2019.

Dinas kesehatan kabupaten Sintang, melalui pihak puskesmas tanjung Puri Sintang membenarkan bahwa memang ada salah satu warga kecamatan Tempunak kabupaten Sintang yang saat ini menderita kanker paru paru yang kondisinya sangat menyedihkan di mana berat badan pasien yang bernama Valentina sekitar 30 kg, di perburuk lagi kondisi pasien dalam keadaan hamil tua.

Menurut dr Haryono salah satu staf di puskesmas Tanjung Puri, memang membenarkan bahwa Valentina Miranti di diagnosa menderita kanker paru paru, yang saat ini masih melakukan perawatan jalan, kami dari pihak puskesmas sudah melakukan kunjungan ke rumah pasien dan melakukan beberapa tindakan medis, salah satunya dengan pemasangan tabung oksigen terhadap pasien selain itu pihak puskesmas juga memberikan obat obatan serta asupan gizi kepada pasien, dan rencana pada hari senin depan pasien akan kita bawa ke dokter spesialis kandungan untuk pemeriksaan dan persiapan dalam menjalani persalinan ujar dr haryono.

Saat di temui awak media di rumah keluarganya di desa Baning kota kecamatan Sintang, nyonya Mira menyampaikan bahwa sudah melakukan berbagai upaya untuk penyembuhan penyakit yang di deritanya sampai harus berobat ke Singkawang sebanyak dua kali dengan biaya yang di keluarkan sebesar 50 juta lebih, ini hanya untuk biaya pengobatan belum biaya obat obatan yang di kosumsi selama menjalani terapi pengobatan, menurutnya selama mengkonsumsi obat dr singkawang memang ada perubahan, namun setelah obatnya habis penyakitnya kembali kambuh, sementara untuk membeli obat lagi kami sudah kehabisan dana, harga obat satu paket untuk satu bulan bekisar 4.2 jt, dari mana kami harus dapat dana lagi, sementara hutang biaya pengobatan yang lama saja belum lunas, ujarnya sedih.

Harapan saya kepada pihak pemda kabupaten Sintang melalui dinas terkait supaya melihat membantu penyembuhan penyakit yang saya derita saat ini, saya ingin sehat seperti sediakala, terutama buat bayi yang dalam kandungan ini supaya bisa lahir dengan sehat seperti bayi bayi lainnya.( ysi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *