perjuangan Ketua DAD Kab Sintang Dalam Membebaskan 6 Terdakw Karhultla

oleh

Sintang.BorneOneTV_ perjuangan Bapak Jeffray Edward selaku ketua DAD kab sintang dalam membela para peladang yang di proses secara hukum di pengadilan negeri sintang sangat di apresiasi oleh berbagai kalangan, di buktikan dengan kehadiran Komisi IV DPR RI ke kota sintang khusus untuk membahas permasalahan para peladang yang masih di proses hukum.

Pertemuan dengan komisi IV yang di laksanakan pada hari jum,at 29/11/2019 di pendopo Bupati sintang, komisi IV DPR RI di bawah pimpinan Bapak Danel Johan yang juga juga merupakan wakil ketua Komisi IV DPR RI, ikut hadir juga dua perwakilan DPR RI utusan dari KALBAR II yaitu bapak Krisantus kurniawan dari partai PDIP dan Ibu Yessi dari Nasdem, ada 12 orang anggota komisi IV DPR RI yang hadir dalam kunjungan ke sintang tersebut, hadir juga dalam pertemuan tersebut bupati sintang, Kejaksaan, pengadilan, kapolres, danramil, ketua DPRD beserta anggota dprd kab sintang dan dari asap ( aliansi solariditas anak peladang ).

Dalam kesempatan tersebut jeffray Edward menyampaikan kepada anggota komisi IV DPR RI bahwa PELADANG BUKAN PENJAHAT, oleh sebab itu kami dari DAD akan terus berjuang dan menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan para peladang, sebab kami bisa hadir dan berdiri di sini berkat jasa dari para orang tua kami yang merupakan peladang juga, perlu di ketahui bahwa masyarakat Dayak 99% adalah peladang, di mana membakar ladang sudah merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang kami,,bahkan sebelum adanya NKRI bangsa DAYAK sudah melakukan tradisi membakar ladang, sebelum membakar ladang banyak hal yang harus kami persiapkan, sehingga dalam proses pembakaran sangat jarang sekali terjadi kebakaran hutan atau lahan lain selain lahan yang akan di gunakan untuk berladang, dan satu hal yang perlu di ingat bahwa peladang tidak pernah membakar HUTAN

Karhutla ada di bumi borneo sejak lahan dan hutan habis di babat untuk perkebunan baik SAWIT maupun HTI, jadi jangan kambing hitamkan para peladang sebagai penyebab terjadinya kabut asap, kami berladang untuk meneruskan tradisi kami bangsa dayak dan juga untuk bertahan hidup,,bukan mencari kekayaan ujar jeffray.

Krisantus juga menyampaikan bahwa berladang merupakan kearifan lokal bangsa dayak, kalau bangsa dayak di larang untuk membakar ladang beri kami solusi jangan main tangkap tangkap seperti ini, masyarakat dayak perlu makan, jika di larang berladang sama halnya ingin membunuh secara perlahan bangsa Dayak dan saya juga berharap pihak penegak hukum bisa arif dan bijaksana dalam mengatasi masalah para peladang ini, jangan tebang pilih, pihak perusahaan yang membakar lahan juga harus di proses. dan khusus untuk 6 tersangka yang masih dalam proses persidangan harus bebas murni, jangan sampai ada stempel mantan narapina yang melekat pada 6 tersangka tersebut. ujar krisantus.

Diskusi dan dengar pendapat dengan komisi IV DPR RI berlanjut di hotel my home dengan sesi tanya jawab tokoh masyarakat dan para peladang yang menjadi tersangka karhutla. ( ysi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *