Kasi Pemdes Sungai Bakau Kecil Diberhentikan Sepihak

oleh

Mempawah, BorneoneTV – Salah seorang Kasi Pemerintah di Desa Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, diberhentikan secara sepihak tanpa ada alasan yang jelas oleh Kepala Desa (Kades), pada Senin, 1 Juli 2019 lalu, di balai desa setempat. Kepala Desa tersebut dianggap melanggar Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

“Saya menjabat sebagai Kasi Pemerintah Desa sekitar 12 tahun lebih, dan diberhentikan oleh Kepala Desa Sungai Bakau Kecil secara sepihak pada hari Senin, 1 Juli 2019. Saya memang sudah mendapatkan Surat Peringatan (SP) pertama terhitung pada tanggal 11 Juni 2019. Kemudian SP kedua pada tanggal 24 Juni 2019. Sedangkan untuk SP ketiga dinyatakan pemutusan hubungan kerja pada tanggal 1 Juli 2019, dengan alasan saya tidak masuk bekerja selama 60 hari,” kata Usni Husin, sebagai Kasi Pemerintah Desa Sungai Bakau Kecil, saat ditemui, Rabu (25/12/2019).

Selain itu, Usni Husin mengatakan, bahwa dirinya sangat menanti kejelasan status pekerjaanya sebagai Kasi Pemerintahan Desa, pasalnya semenjak adanya pergantian Kepala Desa dirinya merasa tidak difungsikan dan dianggap sebagai tamu, jika dirinya mengantor.

“Saya masih masuk seperti biasa tetapi tidak didulikan sama sekali oleh Kades dan saya dianggap sebagai seorang tamu di kantor itu. Setelah mendapat SP tiga, saya juga pernah diundang rapat koordinasi staf dan perangkat desa. Dalam rapat tersebut saya mempertanya tentang kejelasan status saya di desa itu, dan jawaban Kepala Desa kepada saya status kamu nanti saya yang mutuskan. Hingga sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti dari desa tersebut,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, Usni Husin mengatakan, dirinya pernah berkoordinasi kepada Pemerintahan Desa Kabupaten Mempawah, kemudian ke Inspektorat, lalu Ke Camat Mempawah Timur untuk mempertanyakan kejelasan status pekerjaanya apakah benar-benar sudah sah diberhentikan.

“Dari hasil pertemuan ketiga instansi tersebut tidak ada ditemukan satupun keputusan yang memecat saya, bahkan memberhentikan saya secara tidak hormat. Malahan saya tetap diperintahkan untuk bekerja seperti biasa oleh Instansi terkait,” ungkapnya.

Lebih jauh, Usni Husin mengatakan, dirinya merasa tidak senang hati, dan meminta instansi terkait untuk menindak kepala Desa sesuai peraturan dan Undang Undang yang berlaku.

“Saya berharap, Instansi terkait menindaklanjuti pelangggaran yang telah dilakukan oleh Kades ini,” harapnya.

Dengan terpisah saat di konfirmasi melalui Via telpon, Camat Mempawah Timur, Raden Agus Isnanto mengatakan, sampai saat ini, detik ini, dirinya belum menerima sepucuk surat apapun terkait pemecatan dan pemberhentian dengan tidak hormat terhadap Kasi Pemerintahan di Desa tersebut.

“Saya belum mengetahui sama sekali, kalau ada pemecatan Kasi Pemerintahan di Desa itu. Jadi apa yang harus saya jelaskan saya pun tidak mengetahui apa yang menjadi dasar pemecatan tersebut. Sampai saat ini, saya tidak ada menerima pemberitahuan apapun dari Kades Sungai Bakau Kecil,” Pungkasnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *