Ekonomi Warga Anjlok Akibat Covid-19, Istana Kadriah Pontianak Bagikan Sembako

oleh
Spread the love

:
Pontianak, BorneOneTV.com – Sebanyak 25 ton beras, serta 1.250 kardus mie instan dibagikan Istana Kadriah Pontianak kepada warga yang terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.
Sultan Pontianak ke IX, Syarif Mahmud Melvin Alkadrie dan Pangeran Sri Negara, Syarif Mahmud Alkadrie membagikan lansung bantuan sembako tersebut kepada warga, di Istana Kadriah, Minggu 5/4).

Syarif Mahmud Melvin Alkadrie mengatakan bantuan sembako diberikan kepada warga yang ekonominya anjok imbas wabah Covid-12. Adanya larangan keluar rumah dari pemerintah membuat warga menutup tempat usahanya. Warga pun tidak bisa bekerja.
“Saat in pemerintah hanya memikirkan rakyat miskin saja, sementara para pekerja yang telah kehilangan pekerjaannya tidak diperhatikan. Untuk itu pihak Istana Kadriah Pontianak memberikan bantuan beras sebanyak 25 ton serta 1.250 kardus mie instan bagi warga yang terimbas oleh Covid-19, masing-masing per KK nya mendapatkan 10 kilogram beras serta 10 bungkus mie instan,” tuturnya.
Pangeran Sri Negara, Syarif Mahmud Alkadrie meminta Gubernur Kalbar dan Wali Kota Pontianak untuk memperhatihan serta membantu kebutuhan pokok warga yang terimbas wabah covid-19. Pemerintah jangan hanya memberikan himbauan dan larangan kepada masyarakat tanpa memberikan solusinya.
“Selama ini bantuan dari pemerintah lebih fokus kepada warga miskin, sehingga tidak merata. Sementara dampak dari Covid-19 banyak tempat usaha yang tutup dan warga kehilangan pekerjaanya. Dan untuk bantuan yang diberikan Istana Kadriah Pontianak diberikan bagi warga yang terimbas wabah Covid-19,” katanya.
Warga kota Pontianak Timur, Marsikat merasa senang dan berterimakasih atas bantuan sembako yang diberikan Istana Kadriah Pontianak, sebab sejak wabah Covid-19 melanda Kota Pontianak banyak warga yang takut berpergian. Marsikat yang keseharian sebagai pengemudi speed boat ini mengaku penghasilannya menurun akibat sepinya penumpang. “Selama ini belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah,maupun dari Pemerintah kota Pontianak,” ujarnya. (Dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.