Upaya Memutus Mata Rantai Penyebaran Corona Virus (Covid 19). Rupinus : Kita Minta Para Camat Mengoptimalkan Segala Potensi

oleh
Bupati Sekadau, Rupinus, didampingi Wakil Bupati Sekadau Aloysius, dan Sekda Kabupaten Sekadau, Zakaria, serta Ketua Pelaksanaan Gugus Tugas Matius Jon, mengadakan Pertemuan khusus dengan Camat se-Kabupaten Sekadau, di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, komplek Pemda Sekadau. Kamis (9/4) Krisantus/ BorneOneTV

 

Sekadau, BorneOneTV.com – Bupati Sekadau, Rupinus, didampingi Wakil Bupati Sekadau Aloysius, dan Sekda Kabupaten Sekadau, Zakaria, serta Ketua Pelaksanaan Gugus Tugas Matius Jon, mengadakan Pertemuan khusus dengan Camat se-Kabupaten Sekadau, di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, komplek Pemda Sekadau. Kamis (9/4)

Dalam pertemuan tersebut Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sekadau membahas mengenai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Deseases (Covid 19).

“Kita minta para Camat mengoptimalkan segala potensi yang ada di kecamatannya, dengan berkolaborasi bersama pihak yang ada, supaya Covid-19 ini tidak menyebar ke desa-desa,” katanya

Rupinus menilai upaya pencegahan tersebut sangat penting dilakukan oleh pihak kecamatan mengingat masih banyak masyarakat Sekadau yang tinggal di luar kota kembali pulang ke Sekadau.

“Seperti Para pelajar, para mahasiswa yang kembali dari luar kota atau dari wilayah terjangkit bahkan yang bekerja di luar kota ataupun luar negeri, Ini betul-betul harus dipantau, kita minta mereka isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujar orang nomor satu di Sekadau tersebut.

Ia juga menyebutkan mengenai pembentukan posko gugus tugas ditiap-tiap Kecamatan dan biaya operasional akan ditanggung oleh Tim Gugus Tugas, Satu diantaranya adalah memantau keluar masuknya orang dan barang ke tiap kecamatan.

“Seperti saat ini di kecamatan Nanga Taman, dan Nanga Mahap. Transportasi darat seperti bus masih beroperasi, sehingga cukup mengkhawatirkan jika tidak ada pemantauan secara khusus” ungkapnya.

Mengenai toko dan warung makan yang ada di kecamatan Rupinus meminta supaya para camat membuat surat edaran untuk disediakan wastafel, sehingga para pembeli harus mencuci tangan terlebih dahulu dan dilarang untuk makan di tempat, artinya makanan harus dibungkus dan dibawa pulang ke rumah

“Jika kewalahan untuk pengadaan air, untuk wastafel, bisa berkoordinasi dengan pihak PDAM seperti di Sekadau Hilir. Untuk warung-warung makan disarankan menjual makanan di bungkus dan di bawa pulang supaya menghindari orang yang berkumpul ramai-ramai di warung,” pungkas Bupati saat diwawancarai usai rapat berlangsung. (Krisantus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *