Kota Pontianak Bebas Virus Rabies

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, SH, M.Hum, Foto : Dody Luber

BorneOneTV – Untuk mengantisipasi menyebarnya wabah penyakit menular rabies yang disebabkan akibat gigitan hewan yang terinfeksi virus rabies, Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, M.Hum yang dikonfirmasi BorneOneTV di Rumah Dinasnya, Jl. Abdurrahman Saleh, Pontianak menyatakan bahwa Kota Pontianak saat ini telah terbebas dari wabah rabies.

Dalam hal ini Sutarmidji telah menginstruksikan instasi terkait agar segera untuk memusnahkan anjing liar penyebab virus rabies yang berkeliaran diseluruh Kota Pontianak.

“Meskipun jumlah anjing liar di Kota Pontianak tidak begitu banyak, namun untuk mencegah terjadinya penyebaran rabies, apabila petugas menemukan anjing liar yang sudah terinfeksi harus segera dimusnahkan dengan cara disuntik mati, tapi kalau yang ada pemiliknya harus divaksin,” ungkapnya.

Sutarmidji juga menghimbau agar masyarakat yang memelihara anjing untuk segera memberi vaksin hewan peliharaannya masing-masing meski sebelumnya sudah dilakukan. Masyarakat pun harus selalu waspada dan berhati-hati, karena tak hanya anjing, hewan periharaan lain seperti kucing juga berpotensi terjangkit virus rabies.

“Berdasarkan data, jumlah anjing yang dipelihara di Kota Pontianak ini berjumlah kurang lebih 2.900 ekor, dan itu sudah divaksinasi secara rutin,” ungkapnya.

Wali Kota yang menjabat selama dua periode ini pun berharap agar Kota Pontianak tetap terbebas dari virus rabies, karena untuk mendapatkan vaksin anti rabies tidaklah gampang. Di dunia hanya ada dua produsen yang memproduksi penangkal penyakit menular tersebut, sehingga harus antri karena stoknya terbatas.

“Saat ini persediaan vaksin anti rabies di Indonesia dan di Kalimantan Barat, dipastikan sangat minim karena untuk mendapatkannya sulit,” ungkapnya. (Dody Luber/Tut Wuri H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.