Keraton Yogyakarta Rayakan Idul Fitri Tanggal 26 Juni 2017

Keraton Yogyakarta rayakan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, tanggal 26 Juni 2017, Foto : Istimewah

BorneOneTV – Keraton Yogyakarta menetapkan 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada hari Senin, tanggal 25 Juni 2017. Penetapan perayaan hari Idul Fitri untuk tahun ini berbeda dengan kalender nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah, lebih cepat satu hari yakni pada Minggu, tanggal 25 Juni 2017.

Menurut kalendar jawa, 1 Syawal 1438 Hijriah adalah 1 Syawal 1950 AJ (tahun jawa) bertepatan dengan Senin Pahing, Wuku Manahil atau dalam kalendar nasional tepatnya, pada hari Senin, tanggal 26 Juni 2017.

Pada perayaan Idul Fitri yang jatuh pada hari Senin, tanggal 26 Juni 2017 nantinya, Keraton Yogyakarta akan menggelar upacara tradisi Garebeg Sawal, yakni keluarnya hajad dalem pareden atau gunungan dari Keraton Yogyakarta menuju halaman Masjid Gedhe dengan pengawalan prajurit Keraton Yogyakarta serta abdi dalem.

Menurut Kepala Humas Pemda DIY, Amiarsi Harwani (24/06), “Dalam menentukan perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah, Keraton Yogyakarta berdasarkan kalender atau penanggalan tahun jawa, sehingga 1 Syawal akan jatuh pada hari Senin, tanggal 26 Juni 2017,” ungkapnya.

Sebelum pelaksanaan garebeg, Sri Sultan juga akan mengirimkan utusannya ke Kagungan Dalem Dalem Kapangulon di sisi utara Masjid Gedhe untuk menyampaikan ‘pitrah dalem’ kepada abdi dalem.

Bersamaan dengan garebeg pada pukul 08.00 WIB, di Kagungan Dalem Bangsal Kencono akan diselenggarakan upacara ngabekten kakung yang diikuti abdi dalem kasultanan dan reh kaprajan (ASN yang juga menjadi abdi dalem) asipat (berpangkat) Riyo Bupati Anom ke atas.

Pada ngabekten yang berlangsung tertutup untuk pers ini akan hadir KGPAA Paku Alam X beserta kerabat kakung Puro Pakualaman, para Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota pria (kakung) serta pejabat lainnya.

Sedangkan ngabekten putri akan diselenggarakan sehari berikutnya yang akan diikuti GKR Hemas beserta para putri dan abdi dalem putri, termasuk Bupati Gunungkidul, Badingah dan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

”Masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan itu dapat mengikuti siaran langsung pada hari dan jam yang sama melalui media sosial Twitter dan Periscope @kraton Jogja. Ulasan lebih lanjut pada Instagram @kratonjogja_ dan FB Page : Kraton Jogja,” ungkap Amiarsi. (Andi/Kontri Yogyakarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.