Kompetisi Daranante Offroad Digelar di Sirkuit Sabang Merah Sanggau

Kendaraan peserta Daranante Offroad diangkut alat berat karena tidak mampu melewati medan di Sirkuit Sabang Merah,Sanggau Jip Club (SJC). Foto : Heri Jabu

BorneOneTV – 29 rider offroad dari berbagai daerah di Kalimantan Barat (Kalbar) ikut berlaga memeriahkan Daranante Offroad yang dipusatkan di Sirkuit Sabang Merah, Sanggau Jip Club (SJC). Acara pembukaan dilakukan oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi di kompleks Dori’ Mpulur, Kabupaten Sanggau pada hari Sabtu, tanggal 8 Juli 2017 .

Para rider ini bertarung dalam dua kelas yaitu kelas racing yang diikuti 21 peserta dan kelas advanture 8 peserta yang berlangsung dari tanggal 8-9 Juli .

Masyarakat dan pecinta olahraga di Kabupaten Sanggau tampak bertumpah ruah menyaksikan olah raga bergengsi, ini. Sirkuit yang ekstrim membuat para rider harus berhati-hati melewati rintangan. Para peserta pun tampak mengalami kesulitan menaklukkan sirkuit ini, bahkan salah satu kendaraan ada yang mengeluarkan asap kental dari mesin, kendaraan yang tak mampu melintasi sirkuit pun diangkat menggunakan alat berat.

Leonardo Silalahi, peserta offroad yang dikonfrimasi BorneOneTV mengatakan sirkuit perdana ini memang sangat exstrim, kita harus mempunyai keahlian dan tenaga yang ekstra untuk melewati rintangan yang ada, ditambah dengan kondisi cuaca hujan di sirkut yang tentu saja lebih menantang.

Leonardo Silalahi, peserta Kompetisi Daranante Offroad yang dipusatkan di Sirkuit Sabang Merah, Sanggau Jip Club (SJC). Foto : Heri Jabu

Ketua Kordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Sanggau berharap event seperti ini terus berkembang agar dapat meramaikan wisatawan.

“kami tentunya sangat mendukung acara seperti ini, selain meramaikan kota Sanggau juga kita dapat mencari bibit baru para rider yang ada di Sanggau,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pengda IOF Provinsi Kalbar, Adrianus Asia Sidot mengatakan ini merupakan agenda pertama organisasi itu pada tahun 2017.

”Selain itu juga merupakan pengobat rindu bagi offroader di kalbar atas kompetisi selama ini,” ungkapnya.
Adrianus Sidot juga mengatakan digelarnya kompetisi ini adalah upaya untuk memeriahkan gawai adat dayak nosu minu podi di Kabupaten Sanggau.(hery jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.