Baru Tahu! Studi Membenarkan, Perut Lapar Bikin Gampang Marah

Ilustrasi

BorneOneTV – Tak sedikit yang meyakini bahwa seseorang bisa menjadi galak, mudah kesal, ataupun marah-marah ketika perut sedang kosong. Rupa-rupanya kelaparan bisa membuat orang menjadi pendek akal dan tidak tenang. Ternyata, hal ini bukan isapan jempol kok. Penelitian ilmiah sudah menemukan kaitan antara keduanya: perut lapar dan emosi yang mudah tersulut.

Menurut New Scientist, ada hubungan antara kadar gula darah dan hormon yang memicu agresi dan kemarahan. Saat gula darah Anda rendah, kemarahan Anda tinggi.

Seperti yang diketahui ilmuwan dan kolumnis Simon Oxenham, kadar gula darah yang rendah mendorong tubuh melepaskan kortisol dan adrenalin, dua bahan kimia yang terkait dengan stres yang meningkat.

Tambahkan ke bahwa lonjakan tingkat neuropeptida Y – hormon yang dapat dihubungkan dengan agresi – dan Anda memiliki koktail kekacauan.

Temuan Oxenham melakukan eksperimen masa lalu yang sedikit sadis.

Sebuah studi medis tahun 2014 mengadu pasangan yang sudah menikah satu sama lain. Seperti yang dicatat oleh Oxenham, mereka diminta untuk memasukkan pin ke dalam boneka voodoo yang mewakili orang yang mereka cintai, untuk mencerminkan betapa marahnya perasaan mereka terhadap mereka. Para relawan kemudian berkompetisi melawan pasangan mereka dalam sebuah pertandingan, di mana sang pemenang bisa melontarkan suara keras yang mengungkapkan kekesalannya pada pasangan.

Studi khusus menemukan bahwa ketika tingkat gula darah peserta rendah, mereka menusukkan lebih banyak pin ke dalam boneka voodoo mereka, dan mengecam orang yang mereka cintai dengan suara yang jauh lebih lama. Menakjubkan ya. (Arah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.