Uang Rupiah Baru Ditolak di LN? Ini Penjelasan Gubernur BI

Uang Rupiah

BorneOneTV – Bank Indonesia mengklarifikasi bahwa jika terjadi kesulitan dalam menukarkan uang rupiah tahun emisi 2016 di luar negeri, hal itu lebih disebabkan ketersediaan di tempat penukaran (money changer) di luar negeri tersebut.

Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Selasa 19 Juli 2017, menegaskan uang rupiah NKRI tahun emisi 2016 merupakan alat pembayaran resmi dan sah Indonesia yang sesuai dengan Undang-Undang Mata Uang dan Undang-Undang Bank Indonesia.

“Kalau di luar negeri ada ‘money changer’ yang mau tukar mata uang tertentu, kita serahkan ke ‘money changer’ itu. Karena di setiap negara, mata uang tertentu diterima, di ‘money changer’ di tempat lain tidak jadi komoditas” kata dia.

Agus mengatakan uang rupiah bukan merupakan mata uang global yang mengalami internasionalisasi seperti dolar AS atau Yuan China.

Namun, bukan berarti uang rupiah tahun emisi 2016 tidak diakui dunia sebagai uang Indonesia. Uang NKRI tahun emisi 2016, kata Agus, tetap merupakan uang sah negara Indonesia.

“Kalau di negara lain mereka tidak terima rupiah ya itu kebijakan negara itu, tetapi Indonesia punyai rupiah kalau seandainya mau belanja pakai rupiah akan diterima dengan baik,” ujarnya.

Pernyataan Agus tersebut untuk menanggapi pemberitaan di sebuah media massa nasional dan juga sebaran informasi di grup komunikasi instan WhatsApp yang menyebutkan bahwa uang rupiah baru sulit untuk ditukarkan di Singapura, Hong Kong, dan Arab Saudi.

“Mata uang rupiah tahun emisi 2016 adalah rupiah yang sah di negara Indonesia,” ujarnya. (Arah)

Galat basis data WordPress: [Incorrect key file for table './username_wp280/wprd_comments.MYI'; try to repair it]
SELECT SQL_CALC_FOUND_ROWS wprd_comments.comment_ID FROM wprd_comments WHERE ( comment_approved = '1' ) AND comment_post_ID = 3853 AND comment_parent = 0 ORDER BY wprd_comments.comment_date_gmt ASC, wprd_comments.comment_ID ASC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.