Berbahaya Minum Air Kemasan yang Tertinggal di Dalam Mobil

Ilustrasi Air Kemasan Botol. Foto : bisnisukm.com

BorneOneTV – Kamu tentu terbiasa membawa minum ketika bepergian jauh. Untuk lebih praktis dan tak perlu biaya lebih memang anjuran membawa minum saat bepergian sangat menguntungkan. Namun, tak tahukah kamu bahwa sebuah kesalahan jika menyimpan atau meninggalkan air mineral kemasan di dalam mobil dalam waktu yang lama.

Kebiasaan yang tanpa kita sadari ini ternyata berbahaya bagi kesehatan. Bukan bermasalah pada air mineral kemasannya, melainkan pada botol plastik yang digunakan. Kemasan botol air mineral umumnya menggunakan plastik yang mengandung bahan kimia. Botol plastik tersebut mengandung bahan kimia Polyethylene Terephthalate (PET) dan Bisphenol A (BPA) yang berbahaya bagi kesehatan.
Mobil yang berada di bawah sinar matahari menghantarkan panas hingga mencapai 55oC – 80oC. Sedangkan botol plastik yang disimpan di dalam mobil akan mengalami peningkatan suhu dan terpapar sinar ultraviolet. Bahan kimia PET dan BPA yang menjadi bahan baku dari botol plastik akan terlepas dari dindingnya dan bercampur dengan air yang ada di dalam botol.

Air di dalam kemasan tersebut memang masih terlihat bening. Kenyataannya air itu sudah mengalami perubahan reaksi kimia yang sudah bercampur dengan plastik dan terdapat serpihan-serpihan kecil di dalam air.
inar ultraviolet yang mengenai botol plastik akan mengaktifkan dioksin atau senyawa kimia yang beracun dari botol tersebut dan melebur bersama air minuman di dalam kemasan. Dioksin inilah yang memicu munculnya sel kanker payudara.

Agar tidak menimbulkan penyakit yang berbahaya di kemudian hari, sebaiknya habiskan air minum kemasan setelah kalian membukanya dan jangan menyimpannya di dalam mobil. Apabila ingin menyimpan air kemasan, lebih baik simpanlah di tempat yang sejuk, kering dan terhindar dari sinar matahari. (arah.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.