Puluhan Tahun Terpisah Akhirnya Dipertemukan Oleh Sejarah

Laura yang telah berusia 90 tahun kaget saat melihat ada sebuah buku yang berisikan fotonya terpajang di salah satu etalase museum.

BorneOneTV – Perang Dunia II. Sebelum Kopral Thomas “Cotton” Jones terbunuh oleh sniper Jepang di Pasifik Tengah, ia menuliskan sebuah ‘permintaan terakhir’ bagi siapapun yang menemukan buku hariannya. Ia ingin buku itu diberikan kepada Laura Mae Davis, gadis yang dicintainya.

Namun Laura tak pernah menerima buku itu Hingga akhirnya 70 tahun kemudian. Laura sedang mengunjungi Museum Nasional PD II di New Orleans bersama keluarganya. Laura yang telah berusia 90 tahun kaget saat melihat ada sebuah buku yang berisikan fotonya terpajang di salah satu etalase museum.

Lalu Laura meminta ijin kepada Kurator Museum untuk melihat buku tersebut, ternyata itulah buku yang telah hilang selama 70 tahun. Seketika itu Laura langsung menitikkan air mata seketika.

Seperti dilansir warhistoryonline, Dalam buku harian tersebut, Cotton menggambarkan hari-harinya di Korps Marinir AS. Sebagian besar dalam buku itu menyatakan cintanya pada gadis pujaan hatinya, yakni Laura. Dalam salah satu bagian ia juga menuliskan kalau ia sedang menabung untuk membelikan hadiah untuk Laura, serta betapa inginnya ia menghabiskan malam Natal bersamanya.

Cotton dan Laura bertemu pada tahun 1941 di SMA dan berpacaran sampai kemudian Cotton mendapat panggilan militer dan tewas di medan perang.

Meski telah menikah dengan orang lain, Laura tetap menyimpan rasa cintanya kepada Cotton. Bahkan hingga kini, ia masih menyimpan cincin pemberian Cotton yang diberikan saat pesta promo sekolah. (arah.com)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.