Sempat ‘Mati Suri’, Kini Pembangunan Kampus IPDN Mempawah Dilanjutkan

Pembangunan Kampus IPDN di Mmepawah kembali dimulai. Foto: Hamzah

BorneOneTV – Setelah sempat ‘mati suri’, kini pembangunan kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat kini kembali dilanjutkan.

PT Cipta Perkasa Prima memenangkan proyek tender pembangunan gedung IPDN di Mempawah. Pembangunan tahap tiga kampus IPDN yang berada di desa Purun Besar, Kecamatan Segedong sangat dinantikan masyarakat Mempawah.

Salah satu warga menerangkan jika memang ada desas-desus yang menyatakan terhentinya proyek pembangunan gedung itu, terkendala pembebasan lahan.

“Yang lalu biarlah berlalu jikalau hal tersebut memang lah bersalah biarkan aparat penegak hukum yang akan memprosesnya, yang terpenting sekarang bagaimana kita memandang dan menatap masa depan,” ujar Supriyansyah warga setempat kepada BorneOneTV, Sabtu 29 Juli 2017.

Sementara itu  Asisten Direktur II IPDN Kampus Kalimantan Barat M. Nawawi dalam sosialisasi yang digelar pihak IPDN membenarkan jika pembangunan kampus tahap tiga kembali dimulai.

“Dengan ini, kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan tahap ketiga ini dapat berjalan lancar dan tuntas,” ujarnya didepan ratusan masyarakat dan pemuka masyarakat Kecamatan Segedong

Pihaknya telah merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas untuk mendukung pelaksanaan pendidikan di lingkungan Kampus IPDN diantaranya, lapangan olahraga, masjid, hingga gedung balai pertemuan.

Fasilitas-fasilitas yang akan dibangun, menurut dia, juga bisa digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan di luar aktivitas kampus.

“Misalnya masjid dan gedung pertemuan dapat digunakan sesuai kebutuhan masyarakat,”ujarnya.

Berbagai fasilitas ini diharapkan dapat memaksimalkan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia praja-praja IPDN.

“Sehingga harapannya dengan memberikan dampak positif untuk kemajuan dunia pendidikan sekaligus perekonomian masyarakat, Kabupaten Mempawah.,” ujarnya. (Hamzah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.