Stop Kebiasaan ‘Nyeker’ di Dalam Ruangan, Ini Bahayanya

Ilustrasi Kaki. Foto : disehat.com

BorneOneTV – Gangguan fungsi organ-organ tubuh tak hanya berasal dari makanan tetapi juga beberapa kebiasaan kita. Sekalipun kerap tak disadari ternyata ada kebiasaan yang nampaknya sepele tapi bisa berdampak buruk bagi kulit, misalnya kulit tumit kaki.

Spesialis Kulit dan Kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Tjut Nurul Alam Jacoeb Sp KK (K) mengatakan kebiasaan tak beralas kaki atau nyeker adalah salah satunya.

“Kelihatannya rumah bersih jadi nggak memakai sandal. Padahal, kulit kalau bergesekan dengan keramik bisa menyebabkan panas, sehingga menyebabkan kulit kaki pecah-pecah,” ujar dia dalam media lauch Vaseline Repairing Jelly di Jakarta.

Oleh karenanya, Nurul menyarankan kita mengenakan sandal atau alas kaki sekalipun di dalam ruangan.

Kebiasaan lainnya adalah mengenakan sepatu terlalu pas. Nurul mengatakan, penggunaan sepatu yang terlalu pas atau bahkan cenderung sempit menyebabkan penekanan pada kulit.

Akibatnya, kulit bisa kehilangan lapisannya. Inilah salah satu alasan tumit kaki sering mengalami pecah-pecah.

“Penampilan penting, sehingga terkadang mengenakan sepatu terlalu ketat atau merasa kurang cantik (kalau sepatu enggak pas). Padahal ada penekanan mengakibatkan kita kehilangan lapisan kulit. Inilah sebabnya tumit perempuan suka pecah-pecah,” kata dia. (arah.com)

 

Galat basis data WordPress: [Incorrect key file for table './username_wp280/wprd_comments.MYI'; try to repair it]
SELECT SQL_CALC_FOUND_ROWS wprd_comments.comment_ID FROM wprd_comments WHERE ( comment_approved = '1' ) AND comment_post_ID = 4849 AND comment_parent = 0 ORDER BY wprd_comments.comment_date_gmt ASC, wprd_comments.comment_ID ASC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.