Foto Langka Detik-detik Kecelakaan Maut Pesawat Challenger NASA

Pesawat Challenger milik NASA (Michael Hindes)

BorneOneTV – Pesawat ulang-alik Challenger milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengalami kecelakaan dahsyat ketika diluncurkan pada tanggal 28 Januari 1986 silam.

Meledaknya pesawat ulang-alik itu menewaskan seluruh awaknya yang berjumlah tujuh orang.

Melansir News Channel 3, Minggu 30 Juli 2017, 28 tahun sejak kejadian kecelakaan besar itu, muncul 26 foto yang menggambar kengerian dari meledaknya pesawat ulang-alik Challenger. Kejadian itu termasuk dalam sejarah terburuk di Amerika Serikat.

Foto-foto itu ditemukan oleh Michael Hindes, dia adalah cucu dari Bill Rendle, seorang pekerja kontraktor NASA yang bekerja mempersiapkan peluncuran pesawat ulang-alik Challenger.

“Kakek saya menceritakan bahwa dia yang mempersiapkan peluncuran dan melihat langsung kejadian meledaknya pesawat  ulang-alik Challenger. Tapi, dia tidak pernah sekalipun menceritakan telah memotret kejadian itu,” kata Hindes.

Namun, setelah kakeknya meninggal, Hindes menemukan sebuah kotak tua yang di dalamnya berisi foto-foto detik-detik peluncuran dan meledaknya pesawat ulang-alik Challenger pada tahun 1986 lalu.

“Saya kaget melihat foto-foto tersebut. Lalu, saya ingin menyebarkan foto-foto langka itu kepada publik. Akhirnya saya memposting foto-foto itu di situs Reddit,” ujar Hindes.

Di dalam postingnya, Hindes juga menceritakan pengalamannya melihat meledaknya pesawat ulang-alik Challenger.

“Ketika itu saya masih sekolah di Taman Kanak-kanak di wilayah Florida, AS. Murid-murid dan para guru pergi ke taman untuk melihat peluncuran pesawat ulang-alik. Ketika sampai di tengah langit tiba-tiba pesawat meledak, kami langsung dibawa guru untuk masuk ke dalam kelas,” tutur Hindes.

Foto-foto langka kejadian meledaknya pesawat ulang-alik Challenger mendapat banyak komentar dari pengguna situs Reddit.

Salah satu akun bernama LordQuagga mengatakan kendaraan paling tercanggih di masanya saja masih bisa mengalami kecelakaan.

“Tapi, kematian para astronot itu tidak pernah sia-sia. Setiap kematian telah mengajarkan kita untuk mengembangkan teknologi baru yang lebih aman. Itu adalah tekad astronot dalam menjalani tugas-tugasnya,” tulis LordQuagga di situs Reddit. (arah.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.