Menyeramkan! Ini Penampakan Lapisan Atmosfer Matahari

Foto lapisan atmosfer matahari (NBC News)

BorneOneTV – Teleskop Interface Region Imaging Spectrograph (IRIS) milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), berhasil menangkap penampakan di lapisan terendah atmosfer matahari.

Selama ini, wilayah lapisan terendah atmosfer matahari masih sangat misterius, karena masih sangat minim dari pengamatan.

Gambar-gambar itu mengungkapkan secara detail tentang perubahan suhu di atmosfer matahari dan aliran energi. Dari yang awalnya hanya puluhan ribu derajat Fahrenheit, namun tiba-tiba berubah menjadi jutaan derajat Fahrenheit.

“Hasil tangkapan gambar dari Teleskop IRIS telah membuka pengetahuan baru mengenai tingkat energi di atmosfer matahari,” kata Kohn Grunsfeld, Associate Administrator NASA untuk Sains, dilansir NBC News, Sabtu 29 Juli 2017 kemarin.

Dia menambahkan, Teleskop IRIS mengamati perbedaan besar dari tingkat kepadatan dan temperatur di seluruh wilayah permukaan matahari.

“Energi yang mengalir pada wilayah permukaan mtahari sangat mempengaruhi kekuatan atmosfernya. Panas lapisan atmosfer di matahari berkisar 1,8 juta Fahrenheit, atau setara 1 juta derajat Celsius,” ujar Grunsfeld.

Peningkatan suhu yang sangat besar di atmosfer matahari akan membentuk jilatan matahari (solar flare) dan awan super panas (Coronal Mass Ejection) yang berpengaruh terhadap Bumi, seperti membahayakan satelit, menganggu komunikasi radio dan GPS, dan jaringan listrik.

Telekop IRIS merupakan sebuah teleskop kombinasi antara ultraviolet dan spektrograf, yang dirancang untuk menangkap gambar resolusi tinggi dalam setiap detik. (arah.com)

 

Galat basis data WordPress: [Incorrect key file for table './username_wp280/wprd_comments.MYI'; try to repair it]
SELECT SQL_CALC_FOUND_ROWS wprd_comments.comment_ID FROM wprd_comments WHERE ( comment_approved = '1' ) AND comment_post_ID = 4942 AND comment_parent = 0 ORDER BY wprd_comments.comment_date_gmt ASC, wprd_comments.comment_ID ASC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.