Polisi Tangkap Pelaku Aborsi di RS Antonius Pontianak, Pegawai RS Ikut Terlibat

Pelaku yang terlibat dalam praktek aborsi di RS Antonius Pontianak. Foto: Ist

BorneOneTV – Anggota kepolisian Polresta Pontianak menangkap pelaku aborsi di Rumah Sakit Antonius Pontianak, Selasa 1 Agustus 2017. Saat dilakukan penangkapan pelaku masih dalam masa perawatan di rumah sakit tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli membeberkan pelaku aborsi bernama Dewi Marsela (19) warga Desa Mandor Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang.

Husni menuturkan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari Polsek Sei Raya Bengkayang bahwa ada dua orang yang membawa mayat bayi untuk ditanam di Kecamatan Capkala.

“Informasi tersebut didapat dari masyarakat,” katanya.

Pada saat penangkapan, pelaku yang masih dibawah umur ini masih menggunakan infus di ruang Wisma Rumah Sakit Antonius Pontianak.

Setelah dilakukan pengembangan,  diketahui beberapa orang ikut dalam aksi melawan hukum tersebut termasuk petugas medis di Rumah Sakit Antonius.

“Setelah pengembangan dapat dilakukan penangkapan tersangka lain yang membantu dalam melakukan aborsi,” sebutnya.

Pelaku lainnya adalah Herculanus Rano dan M Yani sebagai pegawai RS Antonius, Norma yang tak lain adalah orangtua Dewi, dan Sunaryo sebagai pembantu.

Barang bukti yang diamankan diantaranya sepeda motor sebagai sarana untuk mambawa jenazah bayi, popok dewawsa yang bercak darah, foto bayi dan baju pelaku.

Sampai berita ini diturunkan belum ada peryataan resmi dari pihak rumah sakit. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.