Satu Bangunan Tiga Pintu di Singkawang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Puing bangunan sisa kebakaran. Foto: daeng

BorneOneTV – Kebakaran kembali terjadi, satu rumah bangunan tiga pintu yang ditinggali 3 kepala keluarga ludes dilahap sijago merah, Kamis 3 Agustus 2017, sekira pukul 16.00 wib di Jalan Bambang Ismoyo (Kampung Jawa) Singkawang Barat.

Dikatakan saksi mata Bawasli, yang tinggal di bangunan tersebut, bahwa saat kejadian dia sedang asik duduk di rumahnya, tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong, dengan segera pun ia datang ke lokasi teriakan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Awalnya Ade Julia (korban) minta tolong, pas saya datang melihat api sudah membesar dari dapur rumahnya. Saya pun langsung bergegas mengambil air untuk memadamkannya. Tapi api yang makin membesar membuat usaha saya sia-sia,” ujarnya saat ditemui usai kejadian.

Ia juga mengatakan sempat bertanya kepada Ade Julia darimana api tersebut berasal. Dan dijawabnya dari kompor yang saat itu sedang menyala.

“Api pun semakin membesar sehingga menyebar hingga ke pintu rumah yang lainnya. akibatnya, anak saya (Agus) yang berjualan bakso di bangunan tersebut juga menjadi korban. untungnya barang-barang jualan anak saya masoh sempat diselamatkan,” katanya.

Sementara itu, Ade Julia yang saat ditemui dalam keadaan sedang shock atas kebakaran rumahnya tersebut mengatakan bahwa ia tak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya.

“Uang seribu rupiah pun tak bisa diselamatkan apalagi barang-barang lainnya. Tinggal baju dibadan ini yang saya punya,” katanya.

Dikatakaannya pula saat kejadian ia sedang menyapu di depan rumahnya. tiba-tiba tanpa disadarinya api sudah memakan rumah bagian dapurnya.

“Saya tak menyadari. Pas saya lihat api sudah besar, dan saya langsung teriak minta tolong,” katanya

Atas kejadian ini pula Ade Julia merasa binggung mau tinggal dimana lagi bersama suami dan mertuanya yang usianya sudah mencapai 84 tahun tersebut.

“Saya tidak tahu lagi mau tinggal dimana. harta sama sekali sudah tidak ada,” katanya dengan nada sedih.

Bendahara Tagana Kota Singkawang, Sunanak mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan sekira pukul 16.00 wib, dan langsung menuju ke TKP.

“Ada satu korban yakni mertuanya Lagimin yang mengalami luka di bagian kepala akibat benturan, saat kejadian Lagimin mau menyelamatkannya, dengan bergegas ia membopongnya sebab tidak bisa berjalan sendiri karena sudah tua. namun saat dibawa kepalanya kena benturan dan akhirnya mengalibatkan benjolan sebelah kanan,” katanya.

Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Ia juga mengatakan sedaang melakukan kordinasi ke Dinsos untuk masalah tempat tinggal korban

“Kita sekarang sedang lakukan koordinasi untuk tempat tinggal korban. Andaikan tidak ada tempat tinggal dari pihak saudara maupun tetangganya kita alternatifkan untuk numpang di Shelter Tagana,” pungkasnya.(Daeng/jabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.