DKI Jakarta dan Kaltim Tingkat Konsumsi Narkoba Tinggi Secara Nasional

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengungkapkan dua orang tersangka yang ditembak mati merupakan salah satu pengendali jaringan dan suplier narkoba terbesar di Kalimantan Barat disela-sela konferensi pers di Mapolda Kalbar. Foto : Bgs

BorneOneTV – Direktur Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN),  Irjen Pol. Arman Depari mengatakan DKI Jakarta menduduki peringkat pertama penggunaan narkoba di seluruh Indonesia, sehingga Jakarta pun menjadi lahan subur tempat peredaran narkoba terbesar di Indonesia.

“Kalau kita lihat pengguna narkoba secara nasional, kota Jakarta cukup tinggi permintaannya dan peringkat kedua Kalimantan Timur dimana ditahun sebelumnya diduduki Medan, Sumatera Utara,” ungkap Irjen Pol. Arman Depari saat jumpa pers di Mapolda Kalbar, Senin 7 Agustus 2017.

Guna memenuhi permintaan barang haram tersebut, lanjut Arman,  Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah yang sering digunakan untuk perlintasan peredaran sabu, karena letak geografis daerah Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara Malaysia yang bisa ditempuh melalui jalur darat.

“Dalam Waktu dekat kita (BNN) pusat akan mengirimkan beberapa peralatan yang akan diletakan di setiap pos interdiksi yang ada di Kalbar,” katanya.

Sedangkan untuk para pelaku pengedar narkoba saat ini, Arman dinilai belum memberikan hukuman yang maksimal dan rencananya BNN akan melakukan kordinasi dengan pihak Jaksa Agung, guna memberikan hukuman yang maksimal agar dapat menekan peredaran narkoba di Indonesia menjadi berkurang.

“Rencananya BNN akan berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan Mahkamah Konstitusi untuk memberikan hukuman mati kepada para pelaku pengedar narkoba yang belum disidangkan dalam waktu dekat”, tegasnya. (Putra Kudus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.