Warga Keluhkan Jalan Pramuka Kubu Raya Rusak Parah

BorneOneTV – Jalan poros yang mengalami kerusakan di Kabupaten Kubu Raya, kembali dikeluhkan oleh masyarakat, bahkan jalan poros  mengalami kerusakan yang sangat parah ini berada dilokasi yang padat penduduk dan di perbatasan antara Pontianak dengan Kubu Raya yakni Jalan Pramuka, Desa Sungai Rengas, Kubu Raya.

Yusri (34) warga setempat mengatakan bahwa kondisi jalan rusak yang ada di Jalan pramuka ini memang sudah terjadi sejak beberapa tahun terkhir ini, dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki Pemerintah Daerah.

“Pemerintah daerah, hanya bisa ngomong akan memperbaiki pembangugnan infrastruktur jalan yang ada berbatasan dengan Kota Pontianak, tapi nyatanya tidak ada.Bertahun-tahun jalan ini rusak dan dibiarkan,” ungkap Yusri di hubungi via telpon, Kamis 10 Agustus 2017.

Yusri memaparkan, kondisi jalan yang mengalami kerusakan didaerah ini cukup banyak, namun saat ini yang paling dikeluhkan masyarakat adalah jalan Pramuka, yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak, karena berada sangat dekat dengan pasar dan wilayah yang padat penduduk.

“Bertahun-tahun kami hanya dijanjikan, tapi tak pernah dibuktikan dan ditepati janji itu, ini baru kondisi jalan yang berada di kawasan perkotaan. Belum lagi jalan yang di kampung-kampung sana, lebih parah dari ini,” ujarnya.

Warga lainnya, Ruslan mengungkapkan kondisi jalan ini bukan hanya mengalami kerusakan yang parah namun juga sangat membahayakan pengguna jalan terutama bagi pengguna jalan kendaraan roda dua, terlebih pada malam hari, seringkali pengguna jalan mengalami kecelakaan karena penerangan jalan juga sangat minim.

“Jangan menunggu sudah ada aksi dari masyarakat baru akan memperbaiki, sementara korbannya sudah banyak,” ujarnya.

Menurutnya jika pada musim hujan seperti saat ini, jalan digenangi air dan lumpur begitu pula pada musim kemarau jalan akan dipenuhi dengan debu. Sehingga pengendara yang melintas di jalan ini harus berhati-hati jika tak ingin mengalami kecalakaan.

“Memang pernah diperbaiki tapi hanya sebagian saja, kalau Jalan yang ini, sudah bertahun-tahun dibiarkan sehingga semakin parah rusaknya, bahkan kalau musim hujan jalan ini seperti kolam ikan, atau kubangan hewan saja, ” terangnya

Ia memaparkan, keluhan kerusakan jalan di lokasi ini bukan hanya pertama kali ini saja disampaikan oleh masyarakat, namun sudah berkali-kali, dan tetap saja diabaikan oleh Pemerintah Daerah sehingga masyarakat menilai pemerintah seolah-olah tutup mata atas keluhan masyarakat ini.

“Kalau kita perhatikan pemerintah lebih mementingkan keinginan pribadi,  bukan mementingkan keinganan masyarakat. Lihat saja, lokasi yang tidak berpenduduk seperti skunder C dibangun jalan bahkan jalan mulus, sementara lokasi yang ramai penduduk seperti ini dibiarkan,” pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menargetkan setidaknya pembangunan di Kubu Raya harus bisa sama atau mendekati kemajuan pembangunan yang ada di Kota Pontianak saat ini.

Rusman Ali menilai, percepatan dan pemerataan pembangunan di Kubu Raya sangat penting, lantaran Kubu Raya merupakan salah satu pintu masuk untuk berkunjung ke Kalimantan Barat, karenanya dia menginginkan agar kabupaten yang dipimpinnya bisa memberikan kesan awal yang baik bagi orang luar yang datang ke Kalbar terutama dengan melalui pintu masuk ke Bandara Internasiol Supadio.

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mendekati pembangunan seperti di Kota Pontianak yaitu dengan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang ada. Dan secara bertahap, Alhamdulillah beberapa titik jalan poros yang ada di Kubu Raya saat ini hasilnya sudah mulai nampak memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat kubu raya itu sendiri,” terang Rusman Ali.

Mengingat sejumlah ruas jalan poros telah selesai dibangun di Kabupaten yang telah berusia 10 tahun ini, Rusman Ali meminta peran aktif seluruh masyarakat Kubu Raya untuk sama-sama menjaga kualitas jalan yang telah dibangun tersebut. (fsl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.