Jadi Tersangka KPK, Ketua DPRD Kota Malang Mengundurkan Diri

Ilustrasi koalisi PDIP-Demokrat. Foto : arah.com

BorneOneTV – Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPRD Kota Malang yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Arief Wicaksono memutuskan mundur dari jabatannya sebagai ketua DPRD Kota Malang.

“Mulai hari ini, yang bersangkutan menyatakan mengundurkan diri dari ketua DPRD Kota Malang, beliau ingin fokus pada kasus yang menimpanya,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-I Jawa Timur, Sri Untari dikutip dari  arah.com.

Untari juga meminta agar Arif bersikap kooperatif dalam perkara yang ditangani oleh lembaga antikorupsi itu.

“PDI perjuangan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK. Kita juga meminta pak Arif untuk mengikuti proses hukum yang ada,” lanjut Untari.

Selain itu, Untari juga memastikan DPD PDIP Jawa Timur siap memberikan bantuan hukum terhadap Arif, sehingga dalam kasus ini, ia berharap agar tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Mari kita junjung asas praduga tak bersalah, kami PDIP Jatim siap memberikan bantuan hukum,” tandas wanita yang juga anggota DPRD Jatim ini.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Arif Wicaksono sebagai tersangka kasus gratifikasi pembahasan APBD Kota Malang tahun 2015, selain itu penyidik KPK sudah menggeledah sejumlah ruang kerja di Balai Kota dan kantor dinas Kota Malang. KPK juga sudah menggeledah rumah dinas Ketua DPRD Kota Malang yang ada di Jalan R Panji Soeroso Kota Malang. (Mukied/arah.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.