Cornelis Sebut PNS Terbukti Radikal Diminta Berhenti

BornOneTV – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menegaskan jika kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terbukti memiliki paham radikal maka harus keluar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Radikalisme kan sudah jelas keluar PERPU nya, saya terkoar-koar tidak mau itu (ada PNS yang memiliki paham radikalisme) karena kita sudah bersepakat ideologi kita Pancasila, Bhineka Tunggal Ika bahwa, kita memang beraneka ragam,” kata Cornelis, Sabtu 12 Agustus 2017.

Conelis mengatakan pegawai negeri atau kepala SKPD yang terlibat radikal tidak usah tinggal di Indonesia.

“Jangan cari makan di Indonesia, menghancurkan Indonesia, itu lah intinya,” sebut dia.

Setiap pegawai, lanjut Cornelis, sejatinya sudah mengucapkan sumpah janji katika dilantik menjadi PNS dan menduduki sebuah jabatan. Maka dari itu ikuti dan laksaanakanlah janji dan sumpah tersebut, jangan ada yang keluar dari jalur yang sudah ada kesepakatan bersma dan kekuatan hukum di Indonesia.

Ia tak menampik di lingkungan Pemeritah Provinsi dan di Pemerintahan Kalimantan Barat secara keseluruhan ada indikasi PNS yang memiliki paham tersebut. Namun sulit untuk ditindak karana sulitnya menemukanmu bukti yang kuat.

“Kalau kita melihat sepintas sih ada,  cuma kitakan agak susah pembuktian itu barang, jika terbukti terlibat, harus keluarlah, secara gentlemen lah keluar, kalau anda tidak mau merubah diri,” pungkasnya. (Bgs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.