Penyelundupan 6.900 Botol Miras Ilegal, Rugikan Negara Rp2,5 M

BorneOneTV – Ditpolair Mabes Polri bekerjasama dengan Ditjen Bea dan Cukai Kanwil Jakarta berhasil menggagalkan penyelundupan 6.900 minuman keras (miras) berbagai merek dari Malaysia dan Singapura. Barang hasil sitaan itu digelar di Markas Polair Mabes Polri di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu 12 Agustus 2017.

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Lotharia Latif mengatakan, miras ilegal itu disita dari kapal penumpang Dorolonda. Selain minuman keras, turut disita 58 pack cerutu. “Upaya penggagalan penyelundupan miras dan cerutu ilegal ini terlaksana pada 5 Agustus 2017 di atas kapal penumpang Dorolonda dari Pelabuhan Kijang Kepulauan Riau,” katanya, Sabtu 12 Agustus 2017.

Latif menambahkan, barang-barang tersebut dikapalkan untuk dibawa ke Jakarta. Modus penyelundupannya terbilang baru yaitu dengan membawa miras melalui koper dengan dibungkus koran. Atas kejadian ini, kerugian negara diperkirakan Rp2,5 miliar.

“Operasi penggagalan penyelundupan ini terlaksana atas kerjasama dan kesepakatan pimpinan di Kementerian Keuangan dan Kepolisian RI,” jelasnya.

Guna pengembangan penelitian terhadap kasus tersebut, Polair Baharkam Polri menyerahkan barang bukti itu kepada aparat bea cukai melalui Ditjen Bea dan Cukai Kanwil Jakarta. Beserta barang-barang sitaan itu, polisi memeriksa 8 orang yang semuanya masoh berstatus saksi.  (arah.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.