BNN Kalbar Sebut Kratom Belum Masuk Golongan Narkotika

Kepala BNNP Kalbar, Nasrullah

BorneOneTV- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)  Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol Nasrullah menjelaskan tumbuhan kratom mengandung zat adiktif namun sampai saat ini belum termasuk golongan narkotika.

Tanaman kratom di Kalbar khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu memang menjadi tanaman yang sangat menjanjikan bagi petani lantaran harga jual yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan harga karet.

“Yang melarang kratom ini baru dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan, dilarang digunakan untuk dijadikan bahan dasar produk kecantikan maupun bahan-bahan untuk obat, namun dari larangan itu belum ada sanksinya apa, kalau itu dilanggar, kalau pabrikan bisa ditutup pabriknya, tapi kalau perorangan kita kesulitan juga,” papar Nasrullah Sabtu 19 Agustus 2017.

Nasrullah menambahkan, secara aturan umum, terkait larangan kratom ini juga belum ada. Sejauh ini BNN pusat bersama kementerian kesehatan tengah membicarakan terkait kejelasan dari sisi hukum dan kesehatan, namun kini pihak BNN kalbar belum mendapatkan jawaban dan hasilnya.

“Sejauh ini kita belum pernah mendapatkan laporan ada orang yang sakit menggunakan kratom, kita belum tahu juga, mungkin kita akan lihat perkembangan lapangan mungkin ya, selain memerika di laboratorium,” tuturnya. (Bgs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.