Tiga Pelatih Chelsea Foundation Latih Anak-Anak di Ketapang

Pelatih Chelsea Foundation melatih anak-anak di Kabupaten Ketapang. Foto : Rizar

BorneOneTV – Untuk menginspirasi dan memberikan motivasi kepada anak-anak serta masyarakat, Cargill bekerja sama dengan Chelsea Football Club Foundation menggelar Football Festival Indonseia 2017 selama sepekan di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dan Sumatera Selatan (Sumsel). Kabupaten Ketapang pun menjadi Kabupaten pertama yang menyelenggarakan kegiatan ini pada Senin 21 Agustus 2017.

Peresmian kegiatan tersebut sekaligus dilanjutkan dengan coaching clinic oleh tiga pelatih Chelsea Foundation yang diikuti puluhan pemain sepak bola muda yang ada di Kabupaten Ketapang.

Dalam konfrensi pers, Keith Harmes, Development Manager Chelsea Foundation mengatakan kepada awak media, kalau pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak Cargill atas jalinan kerjasama ini.

“Saya senang sekali bisa berada di Ketapang, memberikan sosialisasi kalau sepakbola itu memang untuk semua orang agar semua bisa bermain sepakbola, baik untuk hobi atau mengejar prestasi,” katanya, Senin 21 Agustus 2017.

Ia melanjutkan, kalau kegiatan Cargill Football Festival Indonseia 2017 ini merupakan rangkaian proses kerjasama pihak Chelsea Foundation bersama pihak Cargill sejak tahun 2009 lalu yang mana kegiatan ini pertama kali digelar di Rusia, kemudian berlanjut ke Afrika Selatan, Ghana, Romania dan Bulgaria.

“Untuk di Indonesia ini yang pertama kali dan Ketapang merupakan daerah pertama yang kita kunjungi,” akunya.

Ia menambahkan, kalau selama satu pekan kedepan pihaknya akan melatih anak-anak, orang dewasa, guru olahraga dan karyawan Cargill yang mana pelatihan dilakukan tidak hanya di dalam lapangan tetapi juga di dalam ruangan. Diakuinya keberadaan pihaknya dalam kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa sepakbola untuk semua orang dan bisa bermain sepakbola.

“Sebab semua anak diseluruh dunia sama saja dan memiliki kesempatan, jadi kedatangan kami diharapkan dapat memberikan pelajaran sepak bola kepada sebanyak-banyaknya kepada masyarakat di dunia ini, yang mana tujuan bukan mencari pemain berharga seratus juta poundsterling tapi yang terpenting anak-anak muda bisa selalu sehat dan menikmati olahraga khususnya sepakbola,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH mengatakan kalau ini momentum bersejarah kita untuk semakin membangkitkan sepak bola di Ketapang. Ia pun berharap ke depan tidak hanya Cargill yang berkontribusi memajukan dunia olah raga di Ketapang tetapi juga seluruh perusahaan yang ada di Ketapang.

“Anggap saja Cargill sebagai pionernya diurusan sepak bola, kemudian kita akan dorong teman-teman perusahaan dan industri lainnya untuk berkontribusi dalam dunia olahraga misalkan urusan volley dan lainnya, jadi kita harus melakukan sinergitas pemda dan dunia usaha yang ada demi kemajuan olahraga kabupaten ketapang,” akunya. (Rizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.