Aksi Damai Berjalan Lancar, Polres Sintang turunkan 80 Personel  

banner 120x600

 

Sintang – Borneonetv, Sebanyak 80 personel Polres Sintang telah mengamankan dan mengawal kegiatan aksi damai dan audiensi resmi oleh Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Kabupaten Sintang terkait penempatan Guru Garis Depan (GGD) di Kantor DPRD Sintang, Kamis pagi (12/10), pukul 08.15 Wib.

Dimana massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Kabupaten Sintang, mulai dari PP FORDEM Kalbar berjumlah 2 orang, PMKRI Kabupaten Sintang berjumlah 35 orang, GMNI Kabupaten Sintang berjumlah 6 orang, DPC Pemuda Katolik Kabupaten Sintang berjumlah 5 orang, BEM UNKA Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum berjumlah sekitar 130 orang, dan BEM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang berjumlah sekitar 160 orang serta didampingi para Dosen STKIP berjumlah 3 orang.

Dalam audiensi tersebut massa aksi damai melalui perwakilan masing-masing organisasi menanyakan terkait kebijakan Pemerintah Pusat dalam penerimaan Guru Garis Depan (GGD) yang menurut mereka sangat tidak berpihak kepada putra daerah karena terganjal dengan Akredasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Mengapa penerimaan Guru Garis Depan (GGD) tidak diprioritaskan bagi guru honor yang telah ada. Selain itu, para massa Aksi damai berharap anggota DPRD Kabupaten Sintang dapat menerima aspirasi mereka untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan, bahwa pihaknya akan menindak lanjuti terus apa yang diinginkan para peserta aksi damai, bahkan dirinya bersama pemerintah Kabupaten akan meneruskan apa yang menjadi keinginan massa aksi damai.“Paling tidak persyaratannya agar disesuaikan dengan kondisi yang ada diwilayah Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar mengatakan, bahwa permasalahannya hanya satu kenapa Sarjana putra putri daerah tidak dapat bekerja atau melamar untuk menjadi GGD karena tersangkut oleh Akreditasi.“Hal ini akan di sampaikan kepada Pemerintah pusat agar ada pengecualian sesuai dengan kondisi wilayah,” jelasnya.

Disisi lain, Waka Polres Sintang, Kompol Amry Yudhi mengatakan, bahwa selama pelaksanaan kegiatan aksi damai dilakukan semua berjalan dengan baik dan lancar tidak ada massa yang melakukan tindakan-tindakan yang melanggar dari isi pengajuan ijin yang diajukan. “Kita apresiasi adik-adik kita ini dalam pelaksanaan dan penyampaian orasi dan pawai yang dilakukan semua tertib, ini mencerminkan bahwa adik-adik mahasiswa ini menghargai apa yang menjadi tujuan dari kegiatan mereka,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: