Teladani Pemuda Masa Lalu

foto Yanto
banner 120x600

 

Mempawah – Borneonetv, Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017 yang mengangkat tema “Bangun Soliditas Pemuda Maju dan Berkelanjutan”, memiliki kandungan pesan agar seluruh generasi muda bangsa dapat memainkan perannya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.

“Soliditas pemuda sangat penting sebagai syarat utama mencapai kemajuan bangsa. Jika pemuda solid, maka bangsa kita akan semakin maju, kuat dan bersatu sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara lancar dan berkelanjutan,” kata Ria Norsan, saat upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (30/10), kemarin.

Selain itu, Ria Norsan mengatakan, perbedaan agama, suku, bahasa, dan adat istiadat di Indonesia bukan sekat penghalang untuk bersatu. Para pemuda di masa lalu berani bersatu demi cita-cita besar Indonesia. “Kita patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah pemuda,” katanya.

Bahakan Ria Norsan, mengatakan mengutip sambutan yang dicanangkan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi menyebut seluruh anak bangsa harus meneladani langkah dan keberanian para pemuda di masa lalu yang telah menorehkan sejarah emas untuk Indonesia. Betapa tidak, ujar dia, di masa lalu yang penuh keterbatasan baik sarana transportasi maupun komunikasi, para pemuda dapat bertemu untuk mematangkan gagasan demi komitmen keindonesiaan. “Fakta sejarah menunjukkan bahwa perbedaan-perbedaan yang ada tidak menjadi sekat dan batasan untuk bersatu,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, Norsan meneruskan, dengan berbagai kemudahan yang ada sebagian anak bangsa justru lebih sering berselisih paham. Mudah memvonis, gampang berpecah-belah, ringan mengutuk, menebar fitnah, dan kebencian. “Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang tak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa. Maka untuk itu, seluruh anak bangsa harus berani melawan segala upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Anak bangsa juga harus melawan ego kesukuan, keagamaan, dan kedaerahan,” ujarnya.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Kabupaten Mempawah diikuti peserta dari berbagai unsur, mulai pegawai negeri sipil, TNI/Polri, organisasi pemuda, dan para pelajar. Pada kesempatan itu juga dibacakan ikrar sumpah pemuda oleh perwakilan para pemuda Kabupaten Mempawah. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: