Elpiji 3 Kg Langka, Warga Sungai Pinyuh Resah

foto Yanto

Mempawah – Borneonetv, Masyarakat Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, beberapa minggu ini gas elpiji 3 Kg yang disubsidi pemerintah kembali langka. Hal ini, banyak dikeluhkan ibu rumah tangga yang kesulitan mendapatkan gas tersebut, hal ini membuat warga mengeluh dan menghambat aktifitas sebagian pengguna gas 3 kg.

Jamilah (53) warga Sungai Pinyuh mengatakan, kepada Borneonetv, Jumat (10/11/2017) beberapa hari ini gas 3 kg susah dicari.

“Empat hari yang lalu saya kewalahan mencari gas 3 kg. Seluruh pasar Sungai Pinyuh sudah saya cari, tetap juga tidak ada. Kelangkaan ini sangat berdampak ke kita sebagai ibu rumah tangga,” ujarnya.

Jamilah juga mempertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 Kg ini. Pasalnya, ada beberapa pangkalan gas di Sungai Pinyuh ini, namun tetap saja terjadi kelangkaan.
“Saya heran juga, mungkin pemerintah bisa memberikan solusi agar gas elpiji yang merupakan kebutuhan pokok warga bisa terpenuhi. Saya juga berharap, pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pihak PT Pertamina agar kelangkaan gas bisa diatasi,” ujarnya dengan penuh harapan.
Senada dikatakan oleh warga Sungai Pinyuh lainnya, Dian menjelaskan, tiga hari lalu juga pernah kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg.
“Kalaupun dapat harganya saya beli 22 ribu satu tabung gas. Dengan kelangkaan ini terpaksa saya membeli gas tersebut untuk keperluan masak,” pungkasnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.