4 kecamatan di kabupaten Barito Utara terendam banjir

foto beni

Barito Utara:curah hujan yang tinggi di wilayah kabupaten Barito Utara mulai menimbulkan banjir di beberapa desa dan kelurahan di 4  kecamatan seperti kecamatan Lahei,kecamatan Teweh tengah,kecamatan Teweh baru dan kecamatan muntalat Kalimantan tengah.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 cm hingga sedalam tiga meter Seperti di kelurahan Lahei ketinggian air mencapai kurang lebih tiga meter dan tenggelamkan ratusan rumah sedangkan di kelurahan Melayu kecamatan Teweh tengah dibit air saat ini Minggu (19/11) di jl parague ketinggian air 50 cm dan kurang lebih 10 unit rumah yang terendam air akibat banjir
Sedang kan Untuk wilayah desa lemo dan Pendreh debit air berkisar 20 – 15 cm sedangkan untuk wilayah Kecamatan Teweh baru kelurahan jambu persisnya di jalan Manggala ketinggian air sudah mencapai 50 cm dan sebanyak 20 rumah yang terendam akibat banjir,untuk dua desa lagi seperti desa sabuh dan desa liang naga banjir pun sudah mencapai 25- 50 cm dan beberapa rumah pun ikut terendam .
foto beni
Bahwa banjir yang terjadi dibeberapa Desa yang ada di wilayah Kecamatan teweh Baru dan kecamatan lain nya di Kabupaten Barito Utara mengalami kenaikan air karena tingginya curah hujan dan meluapnya sungai Teweh dan beberapa sungai dihulunya wilayah kecamatan Teweh Timur dan lahei mengalami banjir sehingga berimbas ke daerah hilir wilayah kecamatan Teweh Baru dan muntalat.
Hal tersebut di sampaikan oleh AKP Guntur Tri Bawono Sik Minggu (19/11) di sela-sela pencarian manyat tenggelam perwira tiga balok di pundak tersebut mengatakan untuk semua masyarakat Barito Utara khususnya Teweh tengah,Teweh baru agar selalu di rumah masing-masing untuk selalu  waspada terhadap banjir,bagi kawasan rumahnya yang sudah mengalami kebanjiran agar segera meninggal kan dan mencari pengungsian ke tempat aman atau segera laporkan ke Polsek terdakat biar kami kordinasikan ke pihak BPBD dan dinas sosial supaya mendapat bantuan tempat pengungsian dan bantuan sembako untuk menyambung hidup sehari-hari ungkapnya.
Satu hal lagi yang lebih penting ungkap perwira keturunan Jawa Kalimantan( Jaka)  itu menghimbau untuk semua masyarakat yang terdampak banjir agar hati – hati dan teliti ketika meninggal  kan rumah waspada terhadap listrik dan pencurian ketika mengosongkan rumah agar berkordinasi dengan babinkamtibmas setempat supaya rumah masyarakat aman ketika di tinggalkan dan anggota kepolisian akan terus berpatroli di kawasan perumahan penduduk pungkas Guntur.(bah/beni )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.