Warga keluhkan lambannya penangan PLN

FOTO YANTO

Mempawah – Borneonetv, Sejumlah warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah mengeluhkan kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN), karena lambannya penangan dari PLN terhadap kabel listrik yang putus dari tiangnya itu, sampai-sampai warga harus menunggu seharian hingga kabel yang teraliri listrik itu diperbaiki oleh pihak PLN.

Salah satu warga Galang, Wawan mengatakan, kabel listrik tersebut putus akibat tersangkut mobil kontainer, dan warga langsung melaporkan hal itu pada pihak PLN, namun belum ada respon. Kabel tersebut kemungkinan besar masih teraliri listrik, serta sangat membahayakan warga.

“Akibat kabel yang putus itu melintang ditengah jalan, seorang pengendara sepeda motor saat melintasi jalan tersebut terjatuh akibat tersangkut kabel listrik tegangan tinggi itu. Warga pun tak berani untuk memegang tali aliran listrik tersebut, saya dan warga yang lain memakai kayu untuk meminggirkan tali dan membantu korban yang jatuh,” ujar Wawan kepada Borneonetv, Senin (20/11/2017).

Lanjutnya lagi, Wawan menjelaskan, masyarakat sangat kecewa dengan PLN, karena membiarkan kabel listrik yang putus tersebut seharian. Padahal, kondisi ini sangat membahayakan warga sekitar dan warga pun juga khawatir ada yang tersengat listrik.

“Ini sangat keterlaluan, seolah PLN ini tak peduli terhadap keselamatan warga. Saya sangat kecewa dengan kinerja PLN, yang seharusnya memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Apalagi listrik ini merupakan kebutuhan masyarakat. Seharusnya PLN ini cepat tanggap dalam menangani keluhan masyarakat, jangan sampai menunggu adanya korban jiwa selanjutnya baru ditanggapi,” ujarnya dengan rasa kesal.

Pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Mempawah, Saut Manurung saat dikonfirmasi melalui via telepon genggam menuturkan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya aliran listrik yang putus akibat tersangkut mobil kontainer dan dirinya tak ada mendapatkan laporan.“Saya akan memerintahkan rayon Sungai Pinyuh agar aliran listrik yang putus untuk segera diperbaiki, kemungkinan dirayon Sungai Pinyuh tak memiliki tali maka tali akan kami kirim dari mempawah,” pungkasnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.