banner 120x600

Soal Dinasti Politik. Ini Komentar Karolin-Gidot

foto bersama Karolin -Gidot usai Penyerahan Mandat
banner 120x600

Pontianak,Borneonetv . Calon Gubernur Kalbar Periode 2018-2023, Karolin Margret Natasa menepis anggapan sebagian orang yang menilai pencalonan dirinya dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 sebagai dinasti politik. Hal itu ia ungkapkan usai menjalani tes kejiwaan atau psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong, Pontianak

Karolin menegaskan semua calon wajib memenuhi ketentuan dan tahapan yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan. Selain itu, paling terpenting adalah bagaimana seluruh pihak mengawasi semua calon baik yang dicap sebagai yang memiliki aliran darah dinasti ataupun yang bukan.

“Saya merupakan proses dari kaderisasi partai. Jadi, bukan sesuatu yang mendadak dan terlepas dari dinasti atau bukan,” tegasnya.

“Semuanya harus melewati pemilihan secara sportif dengan mengikuti semua ketentuan berlaku dan tidak melanggar undang-undang. Dari sisi kaderisasi saya sudah melalui semua tahapan itu,” jelasnya.

Karolin tidak menampik anggapan dinasti politik yang dijuruskan kepada dirinya sudah melekat sejak menjadi calon legislator. Namun, ia tidak terlalu ambil pusing dan lebih fokus bekerja sebaik mungkin.

Demikian halnya Suryatman Gidot saat dimintai komentar tentang pasangan  calonnya Bupati landak Karolin yang maju bersama nya dalam Pilkada Gubernur Kalbar 2018 merupakan dinasti politik   .Gidot menyatakan “Jika Dinas politik ingin membangun kalbar lebih baik ,ya harus diterima dan didukung ,” Ditegaskan Gidot  dinasti politik tdak ada larangan dalam agama manapun dan tidak ada undang-undang  yang mengatur melarang ,jika ini dilarang akan  bertentangan dengan hak azasi manusia (Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: