Air Terjun Riam Merasap Sajingan Destinasi Wisata Unggulan Perbatasan Indonesia -Malaysia

foto Pintu Gerbang memasuki kawasan Air terjun

Sambas – Borneonetv, Objek wisata air terjun alam riam berasap yang berlokasi di kawasan Desa santabang, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), saat ini mulai banyak dikunjungi warga, bahkan menjadi destinasi baru sekaligus objek wisata andalan di Kabupaten Sambas.

Air terjun alam riam berasap ini menjadi pilihan tepat untuk bersantai sambil berenang bersama keluarga dan sahabat, karena suasana alam yang natural memang senantiasa memanjakan mata dan jiwa kita yang terkadang lelah dalam menjalani pekerjaan.

Lebih nikmatnya lagi ketika kita berkunjung dan berenang ditambah dengan air dingin yang sangat alami membuat perasaan nyaman. Dengan adanya air terjun ini kita dapat menghargai sebuah kehidupan alam, dan tentunya menjadi kewajiban kita sebagai warga untuk tetap menjaga lingkungan alam sekitarnya.

foto rombongan wsiata dari skw

Dengan banyaknya bebatuan yang melingkupi kaki bukit tersebut, kian menjadikan kawasan Air Terjun itu semakin terasa menyejukkan. Apalagi air yang jernih sangat menumbuhkan minat untuk mandi. Dan untuk tempat bersantai juga banyak ditemukan batu-batu yang berukuran besar dan beragam bentuk.

Disepanjang perjalanan, mata kita akan senantiasa dimanjakan pandangan bernuansa hijau dan menarik. Kawasan Air Terjun tersebut, merupakan salah satu tujuan wisata alternatif yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama para muda mudi khususnya di Kabupaten Sambas, Mempawah, Singkawang, dan Pontianak. Bahkan dari negara tetangga malayasia juga sering berkunjung kelokasi wisata tersebut pada saat liburan  akhir pekan karena jarak tempuhnya dari negara tetangga sekitar 30 menit .

Selain itu, para pengunjung berjalan menuju lokasi dengan jarak yang akan ditempuh memakan waktu kurang lebih 30 s/d 40 menit dari kaki bukit alam riam berasap, yang memanjang kurang lebih 1 kilometer. Di mana kondisi jalannya masih berupa sebagian jalan rabat beton dan sebagian jalan tanah. Objek wisata yang sudah dibuka sejak tiga tahun lalu itu, saat ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Air terjun yang terdiri dari beberapa bagian ini memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan objek wisata serupa karena memiliki ketinggian berkisaran 60 meter. Dengan ketinggian tersebut masyarakat juga bisa merasakan kenyamanan dan keelokannya ,karena lokasi air terjun ini berada dalam kawasan hutan lindung .  Air yang mengalir ke bawah dalam beberapa anakan air terjun sehingga pengunjung bisa merasakan adanya air terjun yang turun. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.