banner 120x600

Dalam Upaya Mendorong Produktivitas jagung ,Kementerian Pertanian MOU Dengan PBNU

teks: Penjelasan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Di depan Pengurus PBNU dijkt
banner 120x600

Jakarta ,Borneonetv . Kementerian Pertanian kembali melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). Kerja sama dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas jagung di tahun 2018.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Gatot Irianto dan perwakilan perkebunan dari PBNU yang disaksikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.

Mentan Amran mengatakan, kerja sama dengan PBNU dilakukan bukan pertama kali ini dilakukan. Pasalnya tahun lalu juga sudah berlangsung dengan jenis komoditas pertanian yang berbeda.

“‎Ini kerja sama masuk tahun ke-2, sinergi dengan PBNU, tahun kemarin berhasil. (Tahun lalu) komoditas cabai dengan jagung. Cabai berapa saja dibutuhkan. Kami membagi cabai 10 juta batang seluruh Indonesia. Dengan muslimah NU,” ungkapnya di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, dengan kerja sama ini akan lebih meningkatkan produksi jagung Indonesia. Selain itu juga mengurangi impor jagung yang dilakukan sehingga bisa sebaliknya.

“Meningkatkan kesiapan umat mengentaskan kemiskinan, kemudian mendorong ekspor,” jelasnya.

Penandatanganan hari ini juga dilakukan dengan 21 Kabupaten yang belum disebutkan di mana saja. Pasalnya, kabupaten tersebut belum menyerahkan daftar lokasi yang akan dilakukan penanaman jagung. “Bupati belum memberikan nama desanya. Nanti kalau diserahkan juga akan lihat desa-desa mana yang memungkinkan untuk ditanam,” tukas Dirjen Gatot.(adang )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: