Spek Perumahan MBR Diubah. Harga Rumah Subsidi Rp142 Juta

Ketua DPD REI Kalbar didampingi Sekretaris yang baru terpilih saat meninjau Expo REI Kalbar yang menawarkan rumah subsidi maupun nonsubsidi. Foto: Wuri

Pontianak, BorneoneTV. Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan mengeluarkan perubahan spesifikasi baru untuk pembangunan rumah subsidi yang dikhususkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Sedang kita tunggu Surat Edarannya. Baru dapat kami membangun perumahan subsidi MBR ini di tahun 2018,” kata Ketua Umum REI (Real Estate Indonesia), Soelaeman Soemawinata usai mengukuhkan pengurus DPD REI Kalbar periode 2018-2021 di Pontianak, kemarin.

Ia sebutkan ditahun 2017 speksifikasi yang diberikan Kementerian PUPR memang cukup berat mengingat berdampak terhadap biaya yang mesti dikeluarkan pengembang cukup press. Sehingga ini akan mulai berlaku di tahun 2018.

Keterlambatan spek baru ini berdampak terhadap target pembangunan rumah subsidi untuk MBR. “Di akhir tahun 2017, REI targetkan 250 ribu unit. Akan tetapi dengan telatnya aturan baru kita akan lihat lagi potensinya,” ujarnya.

Untuk harga, disebutkan Soelaeman setiap daerah berbeda-beda. Rumah MBR di Pulau Jawa tidak sama dengan di Kalimantan. Dan juga di Papua.

Sementara itu Ketua DPD REI Kalbar, M. Isnaini menyebutkan perubahan spek rumah subsidi type 36 seperti dari aspek pencahayaan, ventilasi, bahan material yang digunakan lebih besar seperti besi 10″, sanitasi, listrik, infrastruktur dan lainnya.

“Jadi kita masih menunggu surat edaran itu dan juknis dari bank-bank pelaksana KPR,” tuturnya.

Dikatakan Isnaini kebutuhan rumah subisidi MBR di Kalbar sebanyak 13 ribu unit namun REI Kalbar mempunyai cadangan 11 ribu unit. Dari jumlah itu sudah terbangun 2.555 unit yang akan akad kredit di akhir tahun 2017.

“Artinya masih tersisa masih 8 ribu unit lebih lagi. Persoalannya apakah ini akan terbangun di tahun 2018 karena menunggu SE Kementerian PUPR tentang perubahan spek baru pembangunan rumah subsidi,” tuturnya.

Adanya perubahan spek rumah subsidi MBR type 36 maka berdampak terhadap perubahan harga yakni Rp142 juta per unit.

“Untuk Kalbar harganya Rp142 juta per unit. Tapi di tahun 2019 kami berharap pemerintah naikan harganya karena bahan material maupun harga tanah juga melambung,” ucapnya.(wur/rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.