banner 120x600

Terungkap, Asmara Berujung Maut di Septic Tank

Mayat Supriati saat yang ditemukan di septic tank WC. Korban yang dibunuh diduga dilatar belakangi asmara yang menolak cinta pelaku. Foto: dok
banner 120x600

Pontianak, BorneoneTV. Pelarian Luluk Anggara Irawan akhirnya berakhir. Pria yang disangkakan sebagai pelaku pembunuhan Supriati, mayat wanita yang ditemukan di septic tank ini ditangkap di daerah asalnya di Bojonegoro Jawa Timur.

Hilangnya Luluk sedari awal memang telah membuat pihak kepolisian menaruh curiga. Sehingga tim Jatanras Polresta Pontianak bersama Polda Kalbar menelusuri rimba Luluk hingga ke Jawa Timur.

Motif pembunuhan ternyata percintaan. Korban menolak untuk menjalin asmara dengan pelaku. Sehingga berujung kepada maut yang menewaskan Supriati.

“Motifnya percintaan. Korban menolak cinta pelaku,” ungkap Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Pontianak, AKP Efadhoni Lilik diwawancarai, Selasa (3/4) pagi.

Disebutkan Pamungkas mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti dan membawa tersangka ke Pontianak tadi pagi(3/4).

“Barang bukti yang kita bawa ke Pontianak sebuah sepeda motor, baju, cobek dan tersangka,” ujarnya.

Diketahui, Rabu (28/3) sekitar pukul 07.30 wib warga di sekitar Sui Raya Kabupaten Kubu Raya digemparkan adanya penemuan mayat di dalam septic tank wc di Warung Sate Solo Gule dan Tongseng Jalan M. Alianyang simpang lampu merah Brimob Tol Kapuas 2.

Mayat tersebut diketahui seorang wanita bernama Supriati berusia 37 tahun asal Solo yang juga karyawan warung dan tinggal di warung itu.

Saat ditemukan posisi kepala Supriati didalam septic tank dan telapak kaki terlihat keluar di belakang warung. Korban sudah mengeluarkan bau tidak sedap.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: