TP PKK Kalbar Gelar Lomba Rangkai Bunga Pekarangan

Pontianak-BorneoneTV, Dalam upaya memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke 73, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalbar menggelar lomba Merangkai Bunga Pekarangan di Sekretariat TP PKK Kalbar,  Senin (13/8).Lomba ini diikuti oleh 11 orang yang berasal dari organisasi wanita yaitu Dharma Wanita Persatuan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar,  Dharma Wanita Pertiwi Daerah L, Dharma Wanita Provinsi Kalbar, Kodim 1207/Persit KCK Kodim 1207/BS, Anggota PIA Ardhya Garini Cabang 19 DI Lanud Supadio, Wanita Katholik RI Kalbar, Forhati Wilayah Kalbar, BKOW Provinsi Kalbar, Wanita Islam Provinsi Kalbar 1, Perwati Kalbar dan Pengurus Daerah Bhayangkari Kalbar.

Pj Ketua TP PKK Kalbar Ny Tita Kadarsari mengatakan, lomba merangkai Bunga Pekarangan ini dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI Ke 73. “Saya mengajak ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Wanita Kalbar untuk memanfaatkan tanaman yang ada di halaman ataupun pekarangan rumah sebagai bahan dasar rangkaian bunga hasil pekarangan,” kata Pj Ketua TP PKK, dalam sambutan yang disampaikan Wakil Ketua TP PKK Kalbar Ny Ratna Yuniar M Zeet,  saat membuka lomba.

Dikatakannya, lomba ini dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan yang tidak memerlukan biaya, dan tujuan dalam lomba merangkai bunga ini adalah untuk menggali kreatifitas dan inovasi para peserta sehingga rangkaian bunga yang berasal dari halaman pekarangan tidak kalah indahnya dengan bunga-bunga anggrek ataupun bunga-bunga import lainnya.

“Saya mengharapkan pada lomba merangkai bunga ini dapat ditindaklanjuti dengan mendekorasi serta menata pada acara-acara tertentu,” harapnya.  Pj Ketua TP PKK Kalbar juga mengharapkan

ibu-ibu dapat memanfaatkan halaman pekarangan menjadi sumber pangan keluarga, sumber gizi keluarga seperti warung hidup, apotik hidup dengan menanam sayur-sayuran, buah-buahan, bumbu-bumbu dan tanaman obat keluarga bahkan dengan lingkungan yang bersih.

“Pengelolaan sampah yang baik itu bisa menjadi pupuk organik dan sampah anorganik yang dapat didaur ulang sehingga menjadi barang-barang yang produktif memiliki nilai ekonomis dan mendapat tambahan pendapatan keluarga,” ujarnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.